Apa itu Kode Morse? Ketahui Sejarah dan Rahasia Bahasa Titik Garis
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu kode Morse? Mungkin pernah terlintas saat melihat rangkaian titik dan garis yang terlihat seperti pesan rahasia. Istilah ini juga cukup lekat dengan kegiatan Pramuka dan pernah menjadi bagian penting dalam komunikasi jarak jauh pada masa telegraf.
Menariknya, titik dan garis tersebut ternyata tidak disusun secara sembarangan. Ada pola tertentu yang membuat pesan bisa dibaca dan dipahami. Bagaimana sebenarnya sistem ini bekerja? Simak penjelasan selengkapnya.
Apa itu Kode Morse dalam Kegiatan Pramuka?
Apa itu kode Morse? Mengutip situs https://kbbi.web.id, Morse adalah sistem tanda yang menggunakan kombinasi titik dan garis, bunyi atau kedipan cahaya panjang dan pendek sebagai pengganti huruf alfabet. Sistem ini ditemukan oleh S.F.B. Morse pada 1872.
Bagaimana dengan kode Morse? Kode Morse adalah sistem penyampaian pesan menggunakan kombinasi titik (.) dan garis (-) untuk mewakili huruf, angka, serta tanda baca.
Setiap kombinasi memiliki arti tertentu sehingga titik dan garis tersebut dapat disusun menjadi sebuah pesan yang bisa dipahami oleh penerimanya.
Cara kerja kode Morse cukup sederhana, yaitu titik menghasilkan bunyi atau sinyal pendek, sedangkan garis menghasilkan bunyi atau sinyal panjang. Kombinasi keduanya kemudian digunakan untuk membentuk karakter tertentu.
Dikarenakan dapat disampaikan dalam berbagai bentuk sinyal, kode Morse pernah dan masih digunakan melalui telegraf, radio, cahaya, hingga alat sederhana seperti senter.
Salah satu penggunaan kode Morse yang paling dikenal adalah SOS (...---...), yaitu sinyal tanda bahaya yang digunakan untuk meminta pertolongan.
Sinyal ini telah disepakati dalam berbagai perjanjian maritim internasional. Beberapa penggunaan kode Morse juga berkaitan dengan komunikasi di dunia kelautan.
Rumus Kode Morse
Setiap huruf, angka, dan tanda baca memiliki kombinasi titik serta garis yang berbeda. Beberapa contohnya sebagai berikut:
Huruf:
A = .-
B = -...
C = -.-.
D = -..
E = .
F = ..-.
G = --.
H = ....
I = ..
J = .---
K = -.-
L = .-..
M = --
N = -.
O = ---
P = .--.
Q = --.-
R = .-.
S = ...
T = -
U = ..-
V = ...-
W = .--
X = -..-
Y = -.--
Z = --..
Angka:
1 = .----
2 = ..---
3 = ...--
4 = ....-
5 = .....
6 = -....
7 = --...
8 = ---..
9 = ----.
0 = -----
Beberapa tanda baca:
Titik (.) = .-.-.-
Koma (,) = --..--
Titik dua (:) = ---...
Tanda hubung (-) = -....-
Garis miring (/) = -..-.
Manfaat Kode Morse
Kode Morse memiliki sejumlah kegunaan, terutama untuk menyampaikan pesan ketika komunikasi biasa sulit dilakukan.
Salah satu manfaat utamanya adalah sebagai media komunikasi jarak jauh. Hingga sekarang, kode ini masih digunakan untuk memberikan sinyal dalam kondisi darurat atau bahaya.
Kode Morse juga memiliki hubungan erat dengan telegraf. Pada masa awal penggunaannya, sistem ini membantu telegraf mengirimkan pesan kepada penerima.
Bahkan, penggunaannya juga dimanfaatkan oleh militer untuk mengirim dan menerima informasi. Selain itu, kode Morse cukup dikenal dalam kegiatan Pramuka.
Para anggota Pramuka biasanya mempelajarinya sebagai salah satu bentuk kode komunikasi dan dapat menyampaikannya menggunakan peluit.
Kode Morse juga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan yang tidak langsung dipahami oleh orang lain. Dengan adanya kombinasi titik dan garis, pesan tersebut perlu diterjemahkan terlebih dahulu oleh orang yang mengetahui kode yang digunakan.
Demikian penjelasan apa itu kode Morse, mulai dari pengertian, cara kerja, hingga penggunaannya dalam komunikasi. Sekarang sudah paham kan bahwa kode titik dan garis yang ternyata punya banyak fungsi? (Fikah)
Baca juga: Apa Itu Dividen Interim? Temukan Penjelasannya di Sini