Konten dari Pengguna

Apa Perbedaan Antara Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan? Cek di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Perbedaan Antara Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan. Unsplash.com/Steve A Johnson
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Perbedaan Antara Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan. Unsplash.com/Steve A Johnson

Apa perbedaan antara seni rupa murni dan seni rupa terapan? Seni rupa adalah salah satu cabang seni yang menghasilkan karya visual dengan berbagai bentuk, warna, dan teknik beragam.

Dikutip dari Modul Pembelajaran SMA Seni Budaya, Seni Rupa Tiga Dimensi Kelas X, Muheri Palwanto, 2020, berdasarkan tujuan penciptaannya, seni rupa dibedakan menjadi dua jenis, diantaranya seni rupa murni dan seni rupa terapan.

Kedua macam seni rupa tersebut memiliki nilai keindahan, hanya saja ada perbedaan utama yang terletak pada fungsi dan tujuan karyanya dalam kehidupan manusia.

Apa Perbedaan Antara Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan Berdasarkan Tujuan Penciptaannya?

Ilustrasi Apa Perbedaan Antara Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan. Unsplash.com/Diogo Nunes

Apa perbedaan antara seni rupa murni dan seni rupa terapan? Seni rupa murni adalah karya seni yang diciptakan secara bebas dengan mengutamakan keindahan estetika dibandingkan fungsi praktisnya.

Karya seni rupa murni bertujuan memberikan kepuasan visual sekaligus menjadi sarana bagi seniman untuk mengungkapkan gagasan, perasaan, emosi, dan imajinasi.

Contoh dari seni rupa murni yaitu lukisan, patung, karya grafis, dan keramik yang menonjolkan nilai artistiknya. Karya-karya tersebut pada umumnya dipajang di galeri, museum, atau ruang tertentu supaya dapat dinikmati oleh masyarakat.

Sementara itu, seni rupa terapan adalah karya seni yang memiliki nilai keindahan dan berfungsi membantu memenuhi kebutuhan manusia. Dalam penciptaannya, seni rupa terapan mengutamakan kegunaan tapi tidak mengabaikan aspek estetika.

Contohnya adalah arsitektur bangunan, desain interior, perabot rumah tangga, pakaian, anyaman, tenun, kerajinan logam, dan juga desain produk.

Semua karya tersebut dapat digunakan, dikenakan, dan ditempati sesuai dengan tujuan pembuatannya. Salah satu bentuk seni rupa terapan yang umum adalah kriya, sebuah karya seni yang mengandalkan keterampilan tangan serta memperhatikan kebutuhan fisik serta keindahan.

Perbedaan dua jenis seni rupa ini dapat dilihat dari cara pemanfaatannya. Seni rupa murni lebih sering dipamerkan atau dikoleksi untuk dinikmati nilai artistiknya, sedangkan seni rupa terapan justru menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

Keduanya dapat menggunakan bahan dan keterampilan yang sama serta bernilai ekonomi yang tinggi. Harga karya seni ditentukan oleh jenis, kelangkaan karya, dan reputasi senimannya.

Jadi, perbedaan antara seni rupa murni dan seni rupa terapan yaitu, seni rupa murni mengutamakan ekspresi dan keindahan, sedangkan seni rupa terapan menekankan fungsi praktis sekaligus estetika. Keduanya berperan dalam kehidupan manusia sehari-hari. (Aya)

Baca juga: Unsur Seni Rupa yang Dibuat dari Beberapa Titik yang Dihubungkan