Apakah Benar Matahari Sebenarnya Berwarna Putih? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah benar matahari sebenarnya berwarna putih jika dilihat dari Bumi? Matahari yang tampak di langit tidak selalu terlihat dengan warna yang sama.
Pada siang hari, warnanya cenderung kuning, sedangkan saat pagi dan sore hari dapat terlihat jingga hingga kemerahan. Perbedaan tampilan ini membuat warna Matahari yang sebenarnya menarik untuk diperhatikan lebih lanjut.
Padahal, cahaya yang dipancarkan Matahari tidak hanya terdiri atas satu warna. Ada berbagai warna dalam spektrum cahaya yang dipancarkan secara bersamaan. Cahaya yang berasal dari Matahari harus melewati atmosfer Bumi terlebih dahulu sebelum sampai ke mata.
Apakah Benar Matahari Sebenarnya Berwarna Putih Jika Dilihat dari Bumi?
Apakah benar matahari sebenarnya berwarna putih? Berdasarkan penjelasan discovermagazine.com, jika seluruh cahaya yang dipancarkan Matahari dapat diterima tanpa pengaruh atmosfer Bumi, Matahari akan terlihat putih.
Cahaya Matahari terdiri atas berbagai warna, termasuk hijau, yang berada dalam spektrum cahaya tampak. Saat seluruh warna tersebut bercampur dan diterima mata secara bersamaan, hasilnya terlihat sebagai warna putih.
Lantas, mengapa dari Bumi Matahari justru sering terlihat kuning? Atmosfer Bumi berperan dalam proses tersebut. Ketika cahaya Matahari melewati atmosfer, warna biru lebih banyak tersebar dibandingkan warna dengan panjang gelombang yang lebih panjang.
Cahaya yang sampai langsung ke mata akhirnya memiliki komposisi yang berbeda sehingga Matahari terlihat kekuningan. Perubahan warna lebih mudah terlihat ketika Matahari terbit dan terbenam.
Pada saat itu, posisi Matahari berada dekat dengan cakrawala sehingga cahayanya harus melewati atmosfer dalam jarak yang lebih panjang. Semakin panjang jalur yang dilewati, semakin banyak cahaya biru yang tersebar. Akibatnya, warna jingga dan merah menjadi lebih terlihat.
Apakah matahari sebenarnya berwarna putih juga dapat dipahami melalui perbedaan atmosfer setiap planet. Mars, misalnya, memiliki atmosfer yang jauh lebih tipis daripada Bumi.
Kondisi tersebut membuat pengaruh atmosfer terhadap cahaya Matahari berbeda sehingga warna Matahari yang terlihat dari permukaan Mars tidak sama dengan yang terlihat dari Bumi.
Kondisi atmosfer juga ikut mempengaruhi warna yang tampak dari Bumi. Kabut, asap, dan partikel di udara dapat membuat warna jingga atau merah terlihat lebih kuat, terutama ketika Matahari berada dekat cakrawala.
Selain pengaruh atmosfer, suhu permukaan Matahari yang sangat tinggi juga berkaitan dengan cahaya yang dipancarkannya. Suhu permukaan Matahari sekitar 10.000 derajat Fahrenheit.
Pada suhu tinggi, cahaya yang dipancarkan dapat terlihat putih ketika berbagai bagian spektrumnya diterima secara bersamaan. Prinsip serupa dapat dilihat pada logam yang dipanaskan hingga suhu sangat tinggi dan akhirnya tampak putih.
Apakah benar matahari sebenarnya berwarna putih? Ya, jika dilihat tanpa pengaruh atmosfer Bumi, Matahari tampak putih karena memancarkan berbagai warna cahaya secara bersamaan.
Warna kuning pada siang hari serta jingga atau merah saat pagi dan sore muncul karena cahaya Matahari berinteraksi dengan atmosfer sebelum akhirnya sampai ke mata. (Rahma)
Baca juga: Kenapa Pelangi Berbentuk Melengkung? Cek Faktanya di Sini