Konten dari Pengguna

Apakah Email Bisa Ditarik Kembali? Ternyata Ada Ketentuannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Email Bisa Ditarik Kembali, Foto:Unsplash/Brett Jordan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Email Bisa Ditarik Kembali, Foto:Unsplash/Brett Jordan

Pembahasan mengenai apakah email bisa ditarik kembali menjadi hal yang menarik untuk dipahami.

Kemampuan untuk menarik kembali pesan memang terdengar sederhana, tetapi penerapannya dapat bergantung pada layanan email, pengaturan akun, serta kondisi pesan setelah dikirim.

Setiap layanan juga memiliki ketentuan dan batas waktu tertentu yang perlu diperhatikan.

Apakah Email Bisa Ditarik Kembali Meski Telah Terkirim?

Ilustrasi Apakah Email Bisa Ditarik Kembali, Foto:Unsplash/Mariia Berezovsky

Apakah email bisa ditarik kembali menjadi hal yang perlu dipahami ketika terlanjur dikirim melalui Gmail. Email yang sudah terkirim memiliki batas waktu untuk dibatalkan, sehingga tindakan perlu dilakukan segera setelah tombol kirim ditekan.

Gmail menyediakan waktu hingga 30 detik untuk mengurungkan pengiriman. Setelah melewati batas tersebut, email tidak dapat dibatalkan dan akan terkirim secara permanen kepada penerima.

Dikutip dari laman support.google.com, sesaat setelah email dikirim, notifikasi “Pesan terkirim” akan muncul di pojok kiri bawah layar.

Pada notifikasi tersebut terdapat tombol “Urungkan” atau “Undo” yang dapat dipilih untuk membatalkan pengiriman.

Jika tombol tersebut ditekan dalam batas waktu yang tersedia, email akan kembali ke draft. Dengan begitu, isi pesan masih dapat diperiksa dan diedit sebelum dikirim ulang.

Selain email yang baru saja dikirim, pengiriman email terjadwal di Gmail juga dapat dibatalkan. Pada komputer, buka Gmail, kemudian pilih email terjadwal yang ingin dihentikan. Setelah itu, klik “Batalkan pengiriman” yang berada di bagian kanan atas email.

Sementara itu, pembatalan email terjadwal melalui ponsel atau tablet Android dapat dilakukan dengan membuka aplikasi Gmail terlebih dahulu.

Setelah aplikasi terbuka, ketuk “Menu”, kemudian pilih “Terjadwal” untuk melihat daftar email yang sebelumnya telah diatur agar terkirim pada waktu tertentu.

Selanjutnya, cari dan pilih email yang ingin dibatalkan pengirimannya. Setelah email tersebut ditemukan, lakukan pembatalan pengiriman sesuai pilihan yang tersedia pada aplikasi.

Langkah ini dapat dilakukan ketika email yang sudah dijadwalkan ternyata tidak lagi perlu dikirim pada waktu yang telah ditentukan.

Dengan membatalkan pengiriman melalui menu “Terjadwal”, email tersebut tidak jadi dikirim sesuai jadwal sebelumnya.

Prosesnya dapat dilakukan langsung melalui aplikasi Gmail pada ponsel atau tablet Android, sehingga email terjadwal dapat dikelola sebelum waktu pengirimannya tiba. (KIKI)

Baca juga: Asal Usul Pulau Halang dalam Cerita Rakyat Riau dan Pesan Moralnya