Konten dari Pengguna

Apakah Minyak Goreng Boleh Dipakai Ulang? Fakta yang Jarang Diketahui

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah minyak goreng boleh dipakai ulang? . Foto: Unsplasjh/Ashwini Chaudhary(Monty)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah minyak goreng boleh dipakai ulang? . Foto: Unsplasjh/Ashwini Chaudhary(Monty)

Apakah minyak goreng boleh dipakai ulang? penggunaan minyak goreng lebih dari sekali masih sering dilakukan, terutama ketika minyak yang tersisa terlihat masih cukup bersih dan sayang jika langsung dibuang.

Setelah menggoreng makanan, minyak biasanya disimpan untuk digunakan kembali pada masakan berikutnya. Kebiasaan tersebut memang dapat menghemat penggunaan minyak, tetapi kondisi minyak akan berubah setiap kali mengalami proses pemanasan.

Warna, kekentalan, aroma, hingga kualitasnya dapat mengalami perubahan. Karena itu, penggunaan minyak goreng berulang kali perlu diperhatikan agar tidak berdampak buruk terhadap kesehatan.

Apakah Minyak Goreng Boleh Dipakai Ulang Kembali untuk Menggoreng?

Ilustrasi Apakah minyak goreng boleh dipakai ulang? . Foto: Unsplash/Avik Ghosh

Apakah minyak goreng boleh dipakai ulang? dikutip dari laman keslan.kemkes.go.id, penggunaan minyak goreng secara berulang dapat memengaruhi kualitas minyak, terutama jika dipanaskan berkali-kali dalam suhu tinggi.

Proses pemanasan yang berlangsung lama dapat menyebabkan minyak mengalami kerusakan. Suhu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perubahan tersebut.

Semakin sering minyak dipanaskan, berbagai perubahan kimia dapat terjadi sehingga kualitasnya semakin menurun. Selain suhu, lamanya pemanasan dan kontak dengan udara juga dapat mempercepat proses oksidasi pada minyak.

Minyak yang sudah digunakan berulang kali biasanya dapat dikenali dari perubahan fisiknya. Minyak menjadi lebih kental, berwarna cokelat gelap hingga kehitaman, serta memiliki aroma tengik.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas minyak sudah menurun dan sebaiknya tidak digunakan kembali untuk menggoreng makanan. Kementerian Kesehatan juga menjelaskan bahwa penggunaan minyak secara berulang dapat menyebabkan kandungan tertentu, termasuk vitamin A, D, E, dan K, mengalami penyusutan.

Apakah minyak goreng boleh dipakai ulang? Penggunaan minyak secara berkali-kali juga berkaitan dengan meningkatnya kandungan lemak jenuh. Jika dikonsumsi secara berlebihan, asupan lemak jenuh dapat berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol.

Karena itu, kebiasaan menggunakan minyak yang sama berkali-kali perlu dikurangi, terutama ketika minyak sudah berubah warna, mengental, atau berbau tengik.

Minyak bekas menggoreng juga dapat mengandung sisa remah makanan yang tertinggal. Ketika minyak kembali dipanaskan, sisa tersebut ikut mengalami proses pemanasan sehingga kondisi minyak semakin buruk. Penggunaan minyak berulang dalam jangka panjang karena itu tidak dianjurkan.

Dengan membatasi penggunaan minyak secara berulang, kualitas makanan dan kesehatan tubuh dapat lebih terjaga.(Yolan)

Baca juga: Apakah Hewan Bisa Bermimpi? Cari Tahu Jawabannya di Sini