Apakah Niat Mandi Wajib Boleh Menggunakan Bahasa Indonesia? Ini Penjelasannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mandi wajib adalah cara bersuci yang dilakukan guna menghilangkan hadas besar. Banyak umat Islam bertanya, apakah niat mandi wajib boleh menggunakan bahasa Indonesia?
Hal ini karena niat perlu diperhatikan agar ibadah yang penting dapat dikerjakan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Apakah Niat Mandi Wajib Boleh Menggunakan Bahasa Indonesia oleh Umat Muslim?
Pertanyaan tentang apakah niat mandi wajib boleh menggunakan Bahasa Indonesia atau tidak kerap muncul, terutama bagi umat muslim yang belum hafal bacaan niat dalam bahasa Arab.
Menurut buku Tuntunan Lengkap Salat Wajib, Sunah, Zakaria R. Rachman, (2020: 48), bahwa di antara fungsi niat adalah untuk membedakan manakah yang menjadi kebiasaan dan manakah ibadah.
Agar umat Islam lebih memahaminya, ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai niat dan tata cara mandi wajib. Di bawah ini penjelasan lengkapnya:
1. Boleh Menggunakan Bahasa Indonesia
Niat mandi wajib boleh menggunakan bahasa Indonesia karena hakikat niat adalah kesengajaan di dalam hati untuk melakukan ibadah.
Seseorang tidak harus melafalkan niat dalam bahasa Arab agar niatnya sah.
2. Niat yang Utama Berada di Dalam Hati
Dalam pelaksanaan ibadah, niat pada dasarnya berada di dalam hati. Melafalkannya secara lisan bukanlah syarat sah niat mandi wajib.
Oleh karena itu, seseorang yang belum hafal bacaan Arab tetap dapat berniat menggunakan bahasa yang dipahaminya.
3. Bacaan Niat Mandi Wajib dalam Bahasa Indonesia
Niat mandi wajib dapat diungkapkan menggunakan kalimat sederhana sesuai dengan tujuan bersuci.
Contohnya, “Saya berniat untuk mandi wajib supaya menghilangkan hadas besar karena Allah Swt.”
4. Dilakukan pada Basuhan Pertama
Di dalam mazhab Syafi’i, niat mandi wajib dilakukan di saat basuhan pertama pada bagian tubuh. Karena itu, seseorang perlu menghadirkan niat ketika mulai membasuh tubuh untuk mandi wajib.
Memahami waktu pelaksanaan niat ini penting agar mandi dilakukan sesuai dengan ketentuan bersuci dalam Islam.
5. Pastikan Air Membasahi Seluruh Tubuh
Selain niat, mandi wajib juga perlu dilakukan dengan memastikan air membasahi seluruh bagian tubuh yang wajib terkena air.
Jangan sampai ada bagian tubuh yang terlewat, termasuk sela-sela tubuh atau area yang mudah tersembunyi.
Itulah jawaban dari pertanyaan apakah niat mandi wajib boleh menggunakan bahasa Indonesia. Niat tidak harus dilafalkan dalam bahasa Arab karena yang utama adalah kesengajaan di dalam hati.(NOV)
Baca juga: Arti Doa Belajar Robbi Zidni Ilma Warzuqni Fahma, Pemeluk Islam Perlu Tahu