Konten dari Pengguna

Apakah Pelangi Bisa Disentuh? Cari Tahu Penjelasannya di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah pelangi bisa disentuh.Foto: Peggy Sue Zinn / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah pelangi bisa disentuh.Foto: Peggy Sue Zinn / Unsplash

Jika dilihat, pelangi tampak seperti benda nyata yang memiliki bentuk tersendiri dan bisa disentuh. Namun, sebenarnya apakah pelangi bisa disentuh atau tidak?

Pelangi akan muncul ketika sinar matahari bertemu dengan air hujan. Warnanya beragam karena cahaya putih matahari diuraikan dengan panjang gelombang berbeda.

Apakah Pelangi Bisa Disentuh Jika Dilihat Secara Dekat?

Ilustrasi apakah pelangi bisa disentuh.Foto: Péter Kövesi / Unsplash

Siapa di sini yang juga mempertanyakan apakah pelangi bisa disentuh? Apalagi pelangi tampak memiliki ujung yang mudah disentuh.

Dalam buku Geografi: Membuka Cakrawala Dunia, Bambang Utoyo (2007:84), dijelaskan bahwa pelangi terbentuk akibat adanya proses pembiasan sinar matahari.

Sinar matahari yang dibiaskan oleh air hujan kemudian terurai membentuk spektrum warna. Pelangi sendiri merupakan salah satu gejala optik yang terjadi di atmosfer.

Faktanya, meski dapat dilihat dengan mata telanjang, tapi pelangi pada dasarnya tidak dapat disentuh. Mengapa demikian? Simak penjelasannya di bawah ini:

1. Bukan Benda Nyata

Berdasarkan penjelasan di atas, pelangi adalah ilusi optik yang muncul akibat pemantulan, pembiasan, dan penguraian cahaya matahari oleh tetesan air hujan.

Jadi kita tidak akan bisa menyentuh atau mencapai ujung pelangi karena kemunculannya berdasarkan sumber cahaya di lokasi tertentu.

2. Tidak Punya Lokasi Tetap

Akibat ilusi optik yang terjadi, pelangi terkesan bersumber dari lokasi tetap. Namun, sebenarnya jika dicari, maka letaknya tidak akan pernah ditemukan.

Faktanya, ketika berusaha didekati, pelangi akan terus berpindah dan menjauh. Hal ini karena jarak pelangi tergantung pada posisi mata pengamat dan arah datangnya cahaya.

3. Bentuknya Tergantung Sudut Pandang

Jika dilihat dengan posisi berdiri di tanah, pelangi terlihat memiliki bentuk setengah lingkaran. Berbeda lagi apabila dilihat dari ketinggian, misalnya ketika di atas pesawat.

Saat dilihat dari ketinggian, termasuk dari pesawat, pelangi terlihat berbentuk lingkaran penuh. Bukan berbentuk jembatan dengan ujung yang menyentuh tanah.

Fenomena itu terjadi akibat tetesan air yang berbentuk bola menghasilkan pantulan berbentuk cahaya kerucut yang terlihat sebagai lingkaran penuh dari ketinggian.

Itulah pembahasan tentang apakah pelangi bisa disentuh? Yang jawabannya ternyata tidak. Alasannya karena pelangi tidak mempunyai wujud fisik. (NOV)

Baca juga: Kenapa Pelangi Muncul Setelah Hujan? Temukan Penyebabnya di Sini