Arti Talk Less Do More Apa dalam Bahasa Indonesia? Intip Jawabannya di Sini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti talk less do more apa menjadi pertanyaan yang menarik untuk dibahas, terutama ketika seseorang ingin mengubah cara berbicara menjadi tindakan yang lebih nyata.
Ungkapan dalam bahasa Inggris ini sering muncul dalam berbagai konteks, mulai dari pengembangan diri, dunia kerja, hingga kehidupan sehari-hari.
Di tengah kebiasaan untuk banyak berbicara tentang rencana, pencapaian, dan tujuan, ungkapan tersebut mengajak seseorang untuk melihat kembali hubungan antara perkataan dan tindakan.
Arti Talk Less Do More
Arti talk less do more apa dalam bahasa Indonesia? Dikutip dari situs samuelrotker.dev, kalimat tersebut artinya yaitu kurangi bicara, perbanyak bertindak.
Dikutip dari situs dustyholcomb.medium.com, ungkapan “perbuatan lebih bermakna daripada kata-kata” tentu sudah tidak asing dalam kehidupan sehari-hari.
Ada banyak situasi ketika seseorang mengatakan satu hal, tetapi tindakannya justru menunjukkan hal yang berbeda. Kondisi seperti ini sebenarnya cukup wajar.
Menjalani kehidupan yang sepenuhnya selaras dengan ucapan, prinsip, dan nilai yang diyakini bukanlah hal yang selalu mudah.
Lalu, mengapa kesenjangan antara perkataan dan tindakan dapat terjadi? Salah satu alasannya adalah karena berbicara terasa jauh lebih mudah daripada bertindak.
Kata-kata dapat disampaikan dalam waktu singkat, sedangkan tindakan membutuhkan keberanian, konsistensi, waktu, dan usaha.
Keinginan untuk didengar juga terkadang membuat seseorang lebih banyak menjelaskan rencana daripada membuktikannya melalui tindakan nyata.
Hal tersebut mengingatkan pada salah satu kutipan dari Hamilton ketika Aaron Burr memberikan nasihat kepada Alexander Hamilton, “Kurangi bicara… Lebih banyak tersenyum… Jangan biarkan mereka tahu apa yang Anda pikirkan atau apa yang Anda dukung.”
Jika gagasan tersebut dibalik, muncul sebuah prinsip yang tidak kalah menarik, yaitu “Kurangi bicara… Lebih banyak bertindak… Biarkan tindakan menunjukkan apa yang diyakini dan diperjuangkan.”
Gagasan tersebut sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Prinsip tentang pentingnya tindakan juga telah dibahas dalam kitab Yakobus.
Yakobus menekankan bahwa keyakinan tidak cukup hanya dinyatakan melalui perkataan, tetapi perlu terlihat dalam perbuatan.
Dalam Yakobus 2:14-17, dijelaskan bahwa iman tanpa perbuatan pada dasarnya tidak memiliki makna yang nyata. Pesan tersebut menunjukkan bahwa perkataan akan memiliki nilai yang lebih kuat ketika diikuti tindakan yang sesuai.
Arti talk less do more yang berasal dari Bahasa Inggris, bukan sekadar ajakan untuk mengurangi jumlah perkataan. Prinsip ini lebih berkaitan dengan bagaimana tindakan mampu membuktikan apa yang benar-benar diyakini.
Rencana dapat dibicarakan, tujuan dapat dijelaskan, dan komitmen dapat diucapkan. Namun, konsistensi dalam bertindaklah yang menunjukkan kesungguhan dari semua hal tersebut.
Baca juga: All Time High Artinya Apa? Temukan Pengertiannya di Sini