Konten dari Pengguna

Asal Usul Teh hingga Menjadi Minuman yang Digemari di Berbagai Negara

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Asal Usul Teh.Foto:Unsplash/Erfan Amiri
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Asal Usul Teh.Foto:Unsplash/Erfan Amiri

Asal usul teh memiliki cerita panjang yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah dan kebudayaan masyarakat di berbagai belahan dunia.

Saat ini, teh begitu mudah ditemukan dan hadir dalam banyak bentuk, mulai dari teh hangat sederhana, teh susu, teh hijau, hingga berbagai racikan kekinian.

Asal Usul Teh, Kisah dari Tiongkok

Ilustrasi Asal Usul Teh.Foto:Unsplash/amir hamzah

Dikutip dari situs rri.co.id asal usul teh berasal dari Tiongkok dan berkaitan dengan Kaisar Shen Nong, tokoh legendaris yang dipercaya hidup ribuan tahun lalu.

Konon, ketika sedang merebus air beberapa helai daun dari pohon teh tanpa sengaja jatuh ke dalam wadah berisi air panas. Tanpa membuangnya, sang kaisar justru mencicipi air tersebut.

Rasanya dianggap menyegarkan dan membuat tubuh terasa lebih nyaman. Dari cerita inilah muncul kisah tentang awal mula teh yang kemudian berkembang menjadi bagian dari budaya Tiongkok.

Pada masa awal, teh tidak hanya diminum untuk menikmati rasanya. Daun teh juga dipercaya memiliki manfaat bagi tubuh, terutama untuk membantu mengurangi rasa lelah dan membuat seseorang tetap terjaga.

Seiring waktu, kebiasaan minum teh semakin melekat dalam kehidupan masyarakat Tiongkok. Berbagai jenis teh mulai dikenal, begitu pula dengan peralatan dan tata cara penyajiannya yang kemudian berkembang menjadi tradisi tersendiri.

Popularitas teh perlahan menyebar keluar Tiongkok melalui jalur perdagangan. Pedagang dari Arab membawa teh menuju kawasan Timur Tengah dan kemudian memperkenalkannya ke wilayah Eropa.

Pada abad ke-16, pelaut dan pedagang Portugis serta Belanda juga mulai membawa teh dari Tiongkok ke Eropa. Saat itu, teh masih tergolong barang mahal sehingga lebih banyak dinikmati oleh kalangan bangsawan dan masyarakat kelas atas.

Memasuki abad ke-17, teh semakin populer di Inggris. Kebiasaan menikmati teh kemudian berkembang menjadi tradisi afternoon tea yang identik dengan suasana santai, tata krama, dan sajian pendamping seperti roti atau kue.

Perjalanan teh juga sampai ke Indonesia, bibit teh diperkenalkan oleh Belanda pada abad ke-17, meskipun awalnya lebih banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias.

Baru pada abad ke-19, perkebunan teh mulai dikembangkan secara serius, terutama di wilayah Jawa Barat. Sejak saat itu, teh semakin berkembang dan Indonesia pun dikenal sebagai salah satu negara penghasil teh.

Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara menjadi beberapa daerah yang memiliki perkebunan teh cukup terkenal.

Itulah asal usul teh dari daun yang dahulu dikenal sebagai bagian dari pengobatan tradisional, teh akhirnya berubah menjadi minuman yang memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan masyarakat dunia.

Setiap negara bahkan memiliki cara berbeda dalam menikmati teh, membuat perjalanan minuman ini semakin menarik untuk diikuti. (shr)

Baca juga: Bagaimana Kaca Pertama Kali Dibuat? Temukan Penjelasannya di Sini