Bagaimana Anjing Mengenali Bau? Berikut adalah Fakta Uniknya Secara Sains
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anjing biasanya dapat langsung menemukan benda atau seseorang hanya dengan mengandalkan penciumannya. Hal ini menimbulkan pertanyaan bagaimana anjing mengenali bau?
Kemampuan tersebut bukan sekadar kebiasaan, tetapi berkaitan dengan sistem penciuman anjing yang sangat sensitif. Bagi anjing, bau menjadi salah satu cara penting untuk mengenali dan memahami lingkungan di sekitarnya.
Bagaimana Anjing Mengenali Bau Pemiliknya?
Hidung anjing mampu menangkap berbagai macam molekul bau yang terdapat di udara. Bagaimana anjing mengenali bau? Simak penjelasannya berikut ini berdasarkan situs web vcahospitals.com.
1. Hidung Anjing Jauh Lebih Sensitif
Anjing memiliki kemampuan penciuman yang jauh lebih kuat dibandingkan manusia. Di dalam rongga hidungnya terdapat lebih dari 100 juta reseptor sensorik untuk menangkap berbagai molekul bau.
Sebagai perbandingan, manusia hanya memiliki sekitar 6 juta reseptor. Bagian otak anjing yang digunakan untuk menganalisis aroma juga jauh lebih besar dibandingkan manusia.
Karena kemampuan tersebut, penciuman anjing diperkirakan dapat mencapai 1.000 hingga 10.000 kali lebih sensitif daripada manusia. Inilah alasan anjing dapat mengenali aroma yang bahkan tidak disadari oleh manusia.
2. Bau Bisa Menjadi Bahasa bagi Anjing
Menariknya, anjing tidak hanya menggunakan penciuman untuk mencari makanan. Bau juga menjadi salah satu cara anjing berkomunikasi.
Anjing dapat memperoleh informasi mengenai jenis kelamin, kondisi kesehatan, hingga suasana hati ketika mengendus anjing lain. Anjing bahkan memiliki kemampuan mengingat aroma.
Mereka dapat mengenali anjing yang pernah ditemuinya meskipun sudah lama tidak berjumpa. Aroma yang menempel pada seseorang juga dapat memberikan informasi tertentu, misalnya apakah orang tersebut memiliki hewan peliharaan di rumah.
3. Hidung Basah Membantu Menangkap Aroma
Kondisi hudung anjing yang selalu basah ternyata membantu proses penciuman. Permukaan hidung dan saluran hidung yang lembap dapat membantu menangkap partikel-partikel aroma.
Anjing juga memiliki organ khusus bernama organ vomeronasal atau organ Jacobson. Organ ini berperan dalam mendeteksi zat kimia tertentu, termasuk feromon.
Bagaimana anjing mengenali bau? Karena anjing memiliki sistem penciuman yang kompleks. Sistem ini membuat hidung anjing bukan sekadar alat untuk mencium, melainkan perangkat penting untuk memahami lingkungan. (Fia)
Baca juga: Mengapa Kelinci Suka Melompat? Temukan Faktanya di Sini