Bagaimana Face Unlock Membedakan Wajah yang Mirip? Ini Teknologi di Baliknya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana face unlock membedakan wajah yang mirip? Teknologi ini dirancang untuk mengenali wajah berdasarkan karakteristik tertentu, sehingga tidak hanya mengandalkan kemiripan tampilan secara keseluruhan.
Hal tersebut membuat sistem dapat membedakan wajah yang sekilas terlihat hampir sama. Setiap wajah memiliki susunan dan karakteristik yang dapat dianalisis oleh sistem pengenalan wajah untuk menghasilkan data yang digunakan dalam proses pencocokan.
Bagaimana Face Unlock Membedakan Wajah yang Mirip dan Sesuai Karakter?
Bagaimana face unlock membedakan wajah yang mirip? Dikutip dari laman www.kaspersky.com, teknologi face unlock bekerja dengan mendeteksi wajah, menganalisis karakteristik wajah, lalu mengubah informasi tersebut menjadi data digital yang dapat digunakan untuk proses pengenalan.
Ketika face unlock pertama kali didaftarkan, sistem mempelajari wajah dan menyimpan representasi digitalnya. Saat perangkat akan dibuka, kamera kembali menangkap wajah yang berada di depannya.
Sistem kemudian melakukan analisis terhadap wajah tersebut dan membandingkan hasilnya dengan data wajah yang sudah tersimpan. Jika karakteristik yang ditemukan memiliki tingkat kecocokan sesuai dengan kriteria sistem, wajah tersebut dapat dikenali sebagai wajah yang telah terdaftar.
Kemampuan membedakan wajah yang mirip berasal dari proses analisis karakteristik tersebut. Dua orang dapat mempunyai bentuk wajah, mata, hidung, atau bagian wajah lain yang terlihat serupa.
Namun, ketika wajah dianalisis dan karakteristiknya diubah menjadi data digital, hasil yang diperoleh belum tentu sama. Perbedaan data tersebut dapat digunakan sistem untuk menentukan apakah wajah yang sedang dipindai cocok dengan data wajah yang tersimpan.
Proses ini membuat face unlock tidak hanya mengandalkan penilaian sederhana berdasarkan tampilan wajah. Sistem melakukan pencocokan berdasarkan data hasil analisis wajah.
Karena setiap wajah mempunyai kombinasi karakteristik yang berbeda, perbedaan tersebut dapat membantu sistem mengenali wajah yang sudah terdaftar meskipun terdapat orang lain dengan wajah yang sangat mirip.
Selain itu, proses pengenalan wajah memungkinkan perangkat melakukan pencocokan secara otomatis ketika wajah berada di depan kamera. Sistem tidak perlu mengetahui identitas seseorang secara langsung, tetapi cukup membandingkan karakteristik wajah yang terdeteksi dengan data yang telah tersimpan.
Hasil perbandingan tersebut kemudian digunakan untuk menentukan apakah wajah yang sedang dipindai memenuhi tingkat kecocokan yang diperlukan untuk membuka perangkat.
Dengan demikian, face unlock dapat membedakan wajah yang mirip melalui analisis berbagai karakteristik wajah yang kemudian diproses menjadi data digital.
Data dari wajah yang sedang dipindai dibandingkan dengan data wajah yang telah tersimpan, sehingga sistem dapat menentukan tingkat kecocokannya sebelum memberikan akses ke perangkat.(Yolan)
Baca juga: Bagaimana Suara Bisa Terdengar? Inilah Penjelasannya Secara Sains