Konten dari Pengguna

Bagaimana Gerbang Tol Mengetahui Kendaraan yang Lewat? Ini Cara Kerjanya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi bagaimana gerbang tol mengetahui kendaraan yang lewat. unsplash/center999
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi bagaimana gerbang tol mengetahui kendaraan yang lewat. unsplash/center999

Bagaimana gerbang tol mengetahui kendaraan yang lewat? Ketika melintas di jalan tol, setiap kendaraan akan melewati proses yang membuat perjalanan menuju gardu pembayaran terasa sederhana dan cepat.

Di satu sisi, terdapat kendaraan pribadi dengan ukuran yang relatif kecil, sedangkan di sisi lain ada bus atau truk dengan bentuk dan ukuran yang berbeda.

Perbedaan kendaraan tersebut berkaitan dengan penggolongan yang berlaku di jalan tol, terutama ketika satu gardu dapat digunakan oleh berbagai jenis kendaraan.

Bagaimana Gerbang Tol Mengetahui Kendaraan yang Lewat Saat Menuju Gardu Pembayaran?

ilustrasi bagaimana gerbang tol mengetahui kendaraan yang lewat. unsplash/timester12

Bagaimana gerbang tol mengetahui kendaraan yang lewat bergantung pada jenis gardu dan sistem yang digunakan. Pada gardu multi-golongan I-V, penentuan golongan kendaraan masih dilakukan secara manual oleh petugas di dalam control room.

Setelah golongan kendaraan ditentukan, ketika pengemudi melakukan tapping uang elektronik, tarif yang keluar akan disesuaikan dengan golongan kendaraan.

Berdasarkan penjelasan kumparan.com, selain pemeriksaan manual, terdapat teknologi yang dapat menentukan golongan kendaraan secara otomatis. Sistem tersebut disebut Automatic Vehicle Classification (AVC).

Teknologi ini sudah terdapat di beberapa gerbang tol, tetapi belum diberlakukan di seluruh ruas tol dan masih dalam tahap uji coba pada sejumlah lokasi.

AVC menggunakan sensor inframerah untuk mendeteksi karakteristik kendaraan. Salah satu kemampuan sistem sensor ini adalah mendeteksi jumlah gandar dengan menghitung jumlah pijakan ban yang melintas.

Informasi tersebut dapat digunakan untuk menentukan golongan kendaraan, termasuk membedakan berbagai jenis truk. Sistem AVC juga dapat mendeteksi sumbu roda dan panjang julur ban.

Data tersebut membantu membedakan jenis kendaraan seperti truk dan bus. Perangkat AVC ditempatkan pada jarak tertentu di depan gardu tol sehingga kendaraan dapat dideteksi sebelum masuk ke gardu.

Selain sensor inframerah, sistem Automatic Vehicle Classification dapat menggunakan beberapa jenis sensor lain, seperti laser, optoelectronic light curtain, kamera, atau sensor detektor yang tertanam di permukaan jalan.

Sensor tersebut berfungsi mendeteksi sekaligus mengklasifikasikan kendaraan berdasarkan karakteristik fisiknya. Salah satu pengukuran yang dapat dilakukan sistem AVC adalah pemisahan kendaraan, yaitu mendeteksi setiap kendaraan yang melintasi sensor.

Sistem juga dapat melakukan penghitungan as roda secara optik serta pengukuran tinggi kendaraan, khususnya pada bagian di sekitar as roda pertama.

Bagaimana gerbang tol mengetahui kendaraan yang lewat dapat dilakukan melalui petugas maupun teknologi klasifikasi otomatis.

Pada sistem AVC, karakteristik seperti jumlah as roda, tinggi kendaraan, dan bagian fisik tertentu digunakan untuk membantu menentukan golongan kendaraan.

Sementara pada gardu yang masih menggunakan sistem manual, penentuan golongan dilakukan oleh petugas sebelum tarif tol dikenakan. (Rahma)

Baca juga: Bagaimana ATM Mengeluarkan Uang dengan Jumlah yang Tepat? Ini Cara Kerjanya