Konten dari Pengguna

Bagaimana Sel tumbuhan Membelah Diri Tanpa Sentriol? Ini Jawabannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana Sel tumbuhan Membelah Diri Tanpa Sentriol, Foto:Unsplash/R Ra
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana Sel tumbuhan Membelah Diri Tanpa Sentriol, Foto:Unsplash/R Ra

Jika sentriol hanya terdapat di sel hewan bagaimana sel tumbuhan membelah diri?

Pertanyaan yang terdengar sederhana, tetapi jawabannya berkaitan erat dengan cara sel mengatur dan membagikan materi genetik kepada sel-sel baru.

Dalam proses pembelahan, setiap sel perlu memastikan bahwa materi genetik terbagi secara tepat sehingga sel hasil pembelahan dapat menjalankan fungsinya.

Jika Sentriol Hanya Terdapat di Sel Hewan, Bagaimana Sel tumbuhan Membelah Diri Sesuai Fungsinya?

Ilustrasi Bagaimana Sel tumbuhan Membelah Diri Tanpa Sentriol, Foto:Unsplash/Thimo van Leeuwen

Jika sentriol hanya terdapat di sel hewan bagaimana sel tumbuhan membelah diri?

Dikutip dari laman byjus.com, sel tumbuhan tetap mampu membelah diri tanpa sentriol karena memiliki pusat pengatur mikrotubulus atau MTOCs (microtubule organizing centers) yang membantu membentuk benang spindel.

Struktur ini berperan penting dalam mengatur mikrotubulus selama pembelahan sel berlangsung.

Dengan bantuan benang spindel, kromosom dapat dipisahkan dan dibagikan kepada dua sel anak sehingga masing-masing memperoleh materi genetik yang diperlukan.

Pada sel hewan, sentriol membantu mengatur pembentukan benang spindel yang berfungsi memisahkan kromosom.

Sementara itu, sebagian besar sel tumbuhan tidak memiliki sentriol seperti sel hewan, tetapi tetap dapat menjalankan proses pembelahan melalui mekanisme yang berbeda. MTOCs membantu mengatur mikrotubulus yang kemudian membentuk benang spindel.

Dengan demikian, ketiadaan sentriol tidak menghalangi sel tumbuhan untuk membagi materi genetik secara teratur.

Proses pembelahan dimulai ketika kromosom mengalami perubahan dan bersiap untuk dipisahkan. Mikrotubulus kemudian tersusun membentuk benang spindel dengan bantuan sistem pengatur di dalam sel.

Kromosom selanjutnya berjajar di bagian tengah sel sebelum ditarik menuju dua kutub yang berlawanan. Pemisahan ini memastikan bahwa setiap calon sel anak memperoleh salinan materi genetik yang sesuai.

Setelah kromosom terbagi, inti sel baru terbentuk di masing-masing bagian. Proses tersebut kemudian diikuti oleh pembelahan sitoplasma atau sitokinesis, yaitu tahap ketika satu sel memisahkan diri menjadi dua sel anak.

Pada sel tumbuhan, pemisahan ini berlangsung melalui pembentukan lempeng sel di bagian tengah. Lempeng tersebut berkembang secara bertahap hingga membentuk dinding pemisah antara kedua sel baru.

Pembentukan lempeng sel berbeda dari proses pembelahan pada sel hewan yang umumnya berlangsung melalui penyempitan membran sel.

Perbedaan ini berkaitan dengan keberadaan dinding sel tumbuhan yang kaku sehingga membutuhkan cara khusus untuk memisahkan kedua sel anak.

Dengan mekanisme tersebut, sel tumbuhan tetap dapat menjalani pembelahan meskipun tidak memiliki sentriol.

MTOCs membantu mengatur mikrotubulus untuk membentuk benang spindel, sedangkan lempeng sel berperan dalam memisahkan kedua sel anak.

Kedua proses tersebut mendukung pembagian materi genetik dan pembentukan sel baru yang diperlukan bagi pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan. (KIKI)

Baca juga: Letter of Acceptance adalah Apa? Calon Mahasiswa Wajib Tahu