Konten dari Pengguna

Besaran Turunan yang Diturunkan dari Besaran Pokok Panjang dan Waktu

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi besaran turunan yang diturunkan dari besaran pokok panjang dan waktu adalah,Foto: Unsplash/Artturi Jalli
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi besaran turunan yang diturunkan dari besaran pokok panjang dan waktu adalah,Foto: Unsplash/Artturi Jalli

Besaran turunan yang diturunkan dari besaran pokok panjang dan waktu adalah salah satu materi yang berkaitan erat dengan berbagai peristiwa gerak dalam kehidupan sehari-hari.

Pembahasan ini membantu memahami bagaimana beberapa besaran dapat diperoleh melalui hubungan antara besaran pokok.

Penjelasan Singkat Besaran Turunan yang Diturunkan dari Besaran Pokok Panjang dan Waktu

Ilustrasi besaran turunan yang diturunkan dari besaran pokok panjang dan waktu adalah,Foto: Unsplash/Tra Nguyen

Dikutip dari Buku Fisika Kelas 11 oleh Riska, S.Pd (2019) besaran turunan yang diturunkan dari besaran pokok panjang dan waktu adalah kelajuan atau kecepatan.

Dalam fisika, kelajuan termasuk salah satu besaran yang sering digunakan untuk menggambarkan seberapa cepat suatu benda bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya.

Kelajuan merupakan besaran turunan, besaran kelajuan (v) diturunkan dari besaran pokok panjang dan waktu, yaitu jarak (s) dibagi waktu (t). Secara sederhana, kelajuan dapat dihitung dengan rumus v = s/t.

Jarak merupakan besaran yang berasal dari besaran pokok panjang, sedangkan waktu merupakan salah satu besaran pokok dalam Sistem Internasional (SI). Karena diperoleh dari pembagian dua besaran pokok tersebut, kelajuan digolongkan sebagai besaran turunan.

Dalam kehidupan sehari-hari, konsep kelajuan sebenarnya cukup mudah ditemukan. Misalnya, seseorang mengendarai sepeda sejauh 10 kilometer dalam waktu 1 jam.

Berdasarkan data tersebut, kelajuan sepeda dapat diketahui dengan membagi jarak tempuh dengan waktu yang diperlukan. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan seberapa jauh jarak yang dapat ditempuh benda dalam setiap satuan waktu.

Satuan kelajuan dalam Sistem Internasional adalah meter per sekon (m/s). Meter merupakan satuan untuk panjang, sedangkan sekon atau detik merupakan satuan untuk waktu.

Selain m/s, kelajuan juga sering dinyatakan dalam kilometer per jam (km/jam), terutama ketika membahas kecepatan kendaraan dalam kehidupan sehari-hari.

Kelajuan perlu dibedakan dari jarak dan waktu karena ketiganya memiliki besaran dan satuan yang berbeda. Jarak menunjukkan panjang lintasan yang ditempuh, sedangkan waktu menunjukkan lamanya suatu peristiwa berlangsung.

Kelajuan menghubungkan kedua besaran tersebut sehingga dapat memberikan gambaran mengenai cepat atau lambatnya suatu benda bergerak.

Pemahaman mengenai kelajuan juga menjadi dasar untuk mempelajari berbagai materi fisika lainnya, seperti gerak lurus, kecepatan, percepatan, dan grafik gerak.

Dengan mengetahui besaran turunan yang diturunkan dari besaran pokok panjang dan waktu, seseorang dapat menghitung kelajuan suatu benda dengan lebih mudah. (shr)

Baca juga: Cara Mencari Letak Suatu Kota Gunung dalam Atlas dengan Mudah