Konten dari Pengguna

Birrul Walidain adalah Apa? Ini Makna Mendalam dan Cara Mengamalkannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Birrul Walidain adalah, Foto:Unsplash/Dvir Adler
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Birrul Walidain adalah, Foto:Unsplash/Dvir Adler

Dalam ajaran Islam, Birrul Walidain adalah konsep mulia dalam kehidupan tentang berbuat baik, berbakti, taat, dan menghormati kedua orang tua.

Di tengah kesibukan dan dinamika zaman yang terus berubah, hubungan antara anak dan orang tua kerap mengalami tantangan yang tidak sederhana.

Padahal, ada nilai luhur yang seharusnya menjadi fondasi dalam setiap interaksi tersebut, nilai yang mengajarkan tentang kasih sayang, penghormatan, serta tanggung jawab moral yang tak lekang oleh waktu.

Birrul Walidain adalah Etika tentang Berbakti Kepada Orang Tua

Ilustrasi Birrul Walidain adalah, Foto:Unsplash/Daiga Ellaby

Dikutip dari laman dsp.uii.ac.id, Birrul Walidain adalah sikap berbakti kepada kedua orang tua yang diwujudkan melalui penghormatan, kasih sayang, serta kepedulian yang tulus dalam setiap aspek kehidupan.

Nilai ini tidak hanya dipahami sebagai kewajiban sosial, melainkan juga sebagai tanggung jawab spiritual yang memiliki kedudukan tinggi dalam ajaran agama dan budaya, khususnya di Indonesia.

Dalam kehidupan sehari-hari, makna berbakti tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga mencakup perhatian, sikap lembut, serta kesediaan untuk menjaga perasaan orang tua.

Oleh karena itu, birrul walidain menjadi cerminan akhlak yang menunjukkan seberapa besar penghargaan seorang anak terhadap pengorbanan orang tua yang telah merawat dan membesarkannya tanpa pamrih.

Dalam ajaran Islam, birrul walidain memiliki posisi yang sangat penting. Al-Qur’an menegaskan bahwa perintah untuk berbuat baik kepada orang tua ditempatkan setelah perintah untuk menyembah Allah Swt, yang menunjukkan bahwa keduanya memiliki keterkaitan yang erat.

Hal ini menandakan bahwa berbakti kepada orang tua merupakan bagian dari ibadah yang tidak terpisahkan dari keimanan.

Tidak hanya itu, ajaran Islam juga menekankan pentingnya menjaga tutur kata dan sikap, bahkan melarang berkata kasar kepada orang tua, sebagaimana tercantum dalam surah Al-Isra ayat 23.

Sementara itu, dalam surah An-Nisa ayat 36, manusia diperintahkan untuk berbuat baik kepada orang tua sebagai bagian dari nilai utama dalam kehidupan.

Di sisi lain, dalam budaya Indonesia, berbakti kepada orang tua juga dianggap sebagai jalan untuk memperoleh keberkahan hidup.

Restu orang tua diyakini memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan seseorang, sehingga menghormati dan menjaga hubungan baik dengan mereka menjadi hal yang sangat dijunjung tinggi.

Nilai ini diwariskan secara turun-temurun melalui adat istiadat yang mengajarkan pentingnya menjaga keharmonisan keluarga.

Berbagai bentuk birrul walidain dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti berbicara dengan sopan, mendengarkan nasihat dengan penuh perhatian, serta tidak menyakiti perasaan orang tua.

Selain itu, mendoakan kebaikan bagi mereka, merawat ketika sakit, memenuhi kebutuhan, hingga meluangkan waktu untuk menemani juga termasuk bentuk nyata dari bakti.

Menghargai keputusan serta memohon restu sebelum mengambil langkah besar dalam hidup turut mencerminkan sikap hormat yang mendalam.

Bakti kepada orang tua tidak hanya memberikan manfaat bagi mereka, tetapi juga membawa dampak positif bagi anak. Dalam ajaran Islam, sikap ini diyakini mendatangkan keberkahan, kelapangan rezeki, serta ketenangan batin.

Selain itu, hubungan yang harmonis dengan orang tua akan menciptakan suasana keluarga yang damai, sekaligus menumbuhkan nilai empati, tanggung jawab, dan kasih sayang dalam diri seseorang.

Birrul walidain adalah etika atau moral, yang tidak hanya bermakna sebagai kewajiban, tetapi juga menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih berkah di dunia dan akhirat. (KIKI)

Baca juga: Pasang Surut Adalah Apa? Simak Informasinya di Sini