Bolehkah Menyimpan Minyak Goreng di Dekat Kompor? Ini Jawabannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bolehkah menyimpan minyak goreng di dekat kompor? kebiasaan menaruh botol minyak di dekat kompor memang cukup umum karena lebih praktis saat memasak.
Minyak bisa langsung diambil ketika hendak menumis, menggoreng, atau menambahkan bahan ke dalam masakan. Namun, area di sekitar kompor sebenarnya bukan tempat yang ideal untuk menyimpan minyak goreng dalam waktu lama.
Panas yang terus-menerus mengenai botol dapat memengaruhi kualitas minyak, terlebih jika tempat penyimpanannya juga terkena cahaya dan udara.
Bolehkah Menyimpan Minyak Goreng di Dekat Kompor yang Panas?
Bolehkah menyimpan minyak goreng di dekat kompor? dikutip dari laman www.tastingtable.com, minyak goreng sebaiknya tidak disimpan di atas kompor karena panas dapat mempercepat proses oksidasi.
Proses tersebut terjadi ketika struktur minyak mengalami perubahan akibat paparan panas dan faktor lain, sehingga kualitasnya menurun.
Panas dari kompor yang berulang kali mengenai botol minyak dapat membuat minyak lebih cepat mengalami penurunan kualitas. Kondisi ini dapat semakin buruk apabila minyak juga terpapar cahaya dan oksigen.
Beberapa tanda minyak mulai mengalami oksidasi antara lain muncul bau yang tidak biasa dan tekstur yang terasa lebih lengket, terutama di sekitar bagian mulut botol.
Karena itu, minyak goreng sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, gelap, dan jauh dari sumber panas. Lemari dapur atau pantry dapat menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan rak di atas kompor.
Penyimpanan seperti ini membantu mengurangi paparan panas, cahaya, dan udara yang dapat mempercepat penurunan kualitas minyak.
Jenis minyak juga dapat memengaruhi seberapa mudah minyak mengalami oksidasi. Minyak yang kaya lemak tak jenuh ganda, seperti minyak safflower, jagung, dan kedelai, lebih mudah mengalami kerusakan akibat oksidasi.
Sementara itu, minyak seperti kelapa, zaitun, dan alpukat relatif lebih stabil. Meski demikian, penyimpanan jauh dari panas tetap menjadi pilihan yang lebih baik untuk menjaga kualitasnya.
Jika minyak harus selalu tersedia ketika memasak, sebagian kecil minyak dapat dipindahkan ke wadah yang digunakan sehari-hari.
Sementara itu, botol utama tetap disimpan di tempat yang lebih sejuk dan gelap. Cara tersebut membuat minyak tetap mudah digunakan tanpa harus membiarkan seluruh persediaan terus-menerus terpapar panas dari kompor.
Selain tempat penyimpanan, jumlah minyak yang dibeli juga perlu diperhatikan. Minyak yang disimpan terlalu lama tetap dapat mengalami penurunan kualitas seiring waktu.
Karena itu, membeli minyak dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan dapat membantu memastikan minyak digunakan sebelum kualitasnya menurun.
Menyimpan minyak goreng di dekat kompor sebaiknya dihindari, terutama jika botol terus terkena panas saat kompor digunakan. Tempat yang sejuk, gelap, dan jauh dari sumber panas lebih sesuai untuk menyimpan minyak goreng agar kualitasnya tetap terjaga.(Fifah)
Baca juga: Siapa yang Menciptakan Kertas? Ini Sejarah dan Penemunya