Konten dari Pengguna

Cara Baca Jangka Sorong dengan Mudah dan Tepat

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Baca Jangka Sorong, Foto:Unsplash/Ag PIC
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Baca Jangka Sorong, Foto:Unsplash/Ag PIC

Cara baca jangka sorong sering kali terdengar rumit bagi sebagian orang, terutama bagi pemula yang baru pertama kali mengenal alat ukur presisi ini.

Memahami penggunaan jangka sorong bukan hanya penting bagi pelajar teknik atau pekerja industri, tetapi juga sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin melakukan pengukuran secara lebih detail dan akurat.

Alat ini mampu mengukur diameter luar, diameter dalam, hingga kedalaman suatu benda dengan tingkat ketelitian yang jauh lebih baik dibandingkan penggaris biasa.

Cara Baca Jangka Sorong untuk Hasil Pengukuran yang Lebih Akurat

Ilustrasi Cara Baca Jangka Sorong, Foto:Unsplash/Amir Balam

Cara baca jangka sorong merupakan keterampilan dasar yang penting untuk memahami pengukuran presisi secara lebih akurat.

Alat ukur ini sering digunakan untuk mengukur diameter luar, diameter dalam, maupun kedalaman benda dengan hasil yang jauh lebih teliti dibandingkan alat ukur biasa.

Meskipun tampak cukup kompleks pada awalnya, pemahaman yang tepat dapat membantu proses pembacaan menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami.

Dengan mengetahui cara kerja skala utama dan skala nonius, hasil pengukuran dapat diperoleh secara tepat sehingga mengurangi risiko kesalahan dalam membaca ukuran.

Berikut langkah-langkah cara membaca jangka sorong dengan benar, sebagaimana dikutip dari laman upskilling.ac.id:

  • Baca skala utama dengan memperhatikan posisi angka nol pada skala nonius atau rahang geser. Nilai yang dibaca adalah angka pada skala utama yang berada tepat di sebelah kiri angka nol nonius.

    Sebagai contoh, jika angka nol nonius melewati garis 1,1 cm, maka hasil skala utama adalah 1,1 cm.

  • Baca skala nonius dengan mencari garis pada skala nonius yang paling sejajar atau berhimpit dengan garis pada skala utama. Jika garis ke-7 berhimpit, maka nilainya adalah 7 × 0,01 cm = 0,07 cm.

  • Jumlahkan hasil skala utama dan skala nonius untuk memperoleh ukuran akhir. Misalnya, 1,1 cm + 0,07 cm menghasilkan ukuran 1,17 cm.

Beberapa hal penting juga perlu diperhatikan agar hasil tetap presisi:

  • Pastikan melakukan zero check, yaitu memeriksa apakah angka nol pada kedua skala sejajar saat rahang tertutup.

  • Pahami tingkat ketelitian jangka sorong, yang umumnya 0,1 mm atau 0,01 cm, meskipun beberapa jenis memiliki ketelitian berbeda.

  • Gunakan baut pengunci agar posisi rahang tetap stabil saat proses pembacaan.

Dengan langkah yang teliti dan pemahaman yang baik, jangka sorong dapat digunakan secara lebih mudah serta memberikan hasil pengukuran yang tepat. (DANI)

Baca juga: Cara Memasuki Garis Finish Lari Jarak Pendek adalah Apa? Simak Caranya di Sini