Cara Berpikir Diakronik dalam Mempelajari Sejarah
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan cara berpikir diakronik dalam mempelajari sejarah menjadi salah satu hal menarik untuk dikaji dalam memahami perjalanan kehidupan manusia dari masa ke masa.
Sejarah tidak hanya menyajikan kumpulan peristiwa yang terjadi pada masa lampau, tetapi juga memperlihatkan berbagai perubahan dan perkembangan yang membentuk kehidupan pada masa kini.
Setiap peristiwa memiliki latar belakang, proses, serta rangkaian kejadian yang saling berkaitan. Melalui pemahaman terhadap pola kajian sejarah, berbagai peristiwa masa lalu dapat ditelusuri secara lebih mendalam dan terarah.
Cara Berpikir Diakronik dalam Mempelajari Sejarah Secara Kronologis dan Periodisasi
Jelaskan cara berpikir diakronik dalam mempelajari sejarah. Hal ini penting karena suatu peristiwa tidak selalu dapat dipahami hanya melalui hasil akhirnya.
Berdasarkan YouTube @KhatulistiwaStudio, “Diakronis (Kronologi) dan Sinkronis dalam Sejarah I Sejarah Kelas 10 KHATULISTIWA MENGAJAR”, istilah diakronik berasal dari bahasa Yunani, yaitu “dia” yang berarti melampaui atau melewati dan “chronicus” yang berarti waktu.
Dalam kajian sejarah, istilah tersebut berkaitan dengan cara memahami suatu peristiwa berdasarkan perjalanan waktu.
Pembahasan sejarah melalui pendekatan ini memperhatikan urutan kejadian dari awal hingga akhir, termasuk perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam rentang waktu tertentu.
Salah satu contohnya adalah pelaksanaan sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel) yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda di Hindia Belanda pada tahun 1830–1870.
Peristiwa tersebut dapat dikaji melalui perjalanan penerapannya sejak awal diberlakukan hingga berakhirnya kebijakan tersebut.
Dalam contoh tersebut, pembahasan mengenai latar belakang, jalannya peristiwa, serta akhir pelaksanaan Tanam Paksa tidak diuraikan secara mendalam.
Perhatian utama lebih diarahkan pada rentang waktu dan urutan perkembangan peristiwa yang berlangsung selama periode tersebut.
Oleh sebab itu, pendekatan yang digunakan dalam contoh tersebut termasuk cara berpikir diakronik.
Cara berpikir diakronis merupakan pendekatan yang mengkaji suatu peristiwa berdasarkan perkembangan dan perubahannya dari satu masa ke masa berikutnya, sehingga proses perubahan yang terjadi sepanjang waktu dapat dipahami.
Cara berpikir diakronik sering kali dikaitkan dengan konsep kronologis karena keduanya sama-sama memperhatikan urutan waktu dalam memahami suatu peristiwa.
Meskipun demikian, kedua konsep tersebut memiliki perbedaan dalam ruang lingkup dan penggunaannya ketika mempelajari sejarah.
Itulah penjelasan tentang cara berpikir diakronik dalam mempelajari sejarah. Terdapat rangkaian proses dan hubungan antar kejadian yang perlu diperhatikan agar makna di balik setiap peristiwa sejarah dapat dipahami secara utuh. (IF)
Baca juga: Penjelasan Sejarah dalam Dimensi Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan