Cara Kerja di Jepang dan Syaratnya Secara Lengkap
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara kerja di Jepang diminati oleh sebagian masyarakat Indonesia, karena Jepang menawarkan banyak lapangan pekerjaan bagi tenaga asing. Dengan peluang karir yang menjanjikan dan gaji yang kompetitif, Jepang menjadi tujuan populer.
Namun, untuk kerja di Jepang terdapat persyaratan dan persiapan yang lengkap. Jenis pekerjaan di Jepang pun terdiri dari program magang, visa tokutei ginou, dan pekerjaan profesional, dan setiap jenis pekerjaan ini memiliki persyaratan yang berbeda-beda.
Cara Kerja di Jepang untuk yang Berminat Merantau
Dikutip dari situs www.id.emb-japan.go.jp, berikut merupakan cara kerja di Jepang secara lengkap dan yang bisa menjadi acuan bagi masyarakat yang berminat bekerja di Jepang.
1. Lakukan Pendaftaran di IPKOL
Pendaftaran untuk kerja di Jepang rupanya melalui situs resmi karirhup-kemnaker.
Pada situs tersebut pengakses juga akan mengetahui jenis pekerjaan yang masih tersedia atau membuka loker. Caranya cukup pilih bagian menu lowongan dan klik kerja di Jepang untuk memulai proses pendaftaran.
2. Seleksi Administrasi
Proses seleksi administrasi biasanya dilakukan selama dua minggu selama proses pendaftaran sudah terselesaikan. Nantinya pelamar akan diberitahukan melalui notifikasi melalui email dan WhatsApp.
3. Proses Tes
Tes yang dilakukan terdiri dari psikotes, tes ketahanan fisik, dan interview. Tes tersebut dilaksanakan selama sehari dan hasilnya akan diumumkan secara personal selama dua minggu setelah masa tes berakhir.
4. Daftar Ulang dan Pendidikan Bahasa Jepang
Bagi peserta yang lolos tahapan seleksi, pelamar wajib melakukan pendaftaran ulang dan menandatangani kontrak pendidikan sebelum memulai bekerja di Jepang. Lalu, pendidikan Bahasa Jepang dilaksanakan selama tiga bulan.
5. Ujian Bahasa Jepang
Bagi peserta yang telah menyelesaikan pendidikan, langkah selanjutnya mengikuti tahapan tes Bahasa Jepang atau disebut JLPT atau J-Test. Hal ini untuk mendapatkan sertifikat N4 atau JFT basic A2 sebagai persyaratan utama memulai pekerjaan di Jepang.
6. Proses Interview
Setelah peserta memiliki sertifikat bahasa dan keterampilan khusus, langkah selanjutnya peserta akan mengikuti interview user di perusahaan Jepang yang telah dipilih.
Namun, apabila interview user pertama tidak lolos, maka peserta akan dijadwalkan proses interview kedua.
7. Pra-Kerja dan Medical Check Up
Pada tahapan ini peserta akan mendapatkan pelatihan tambahan sesuai bidang keterampilannya masing-masing. Lalu, peserta akan melakukan medical check up atau disebut pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat ke Jepang.
8. Kelengkapan Dokumen
Untuk bekerja di Jepang rupanya peserta seharusnya melengkapi dokumen perjalanan terlebih dahulu sebelum berangkat. Kelengkapan dokumen yang dimaksud seperti visa, yang wajib diurus selama dua atau tiga bulan sebelum berangkat ke Jepang.
Demikian merupakan cara kerja di Jepang secara lengkap, bisa menjadi acuan bagi masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di Jepang. (Sis)
Baca juga: Cara Memindahkan Data HP Lama ke HP Baru dengan Mudah