Cara Mandi Air Garam Menurut Islam dan Manfaatnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mandi air garam menurut Islam kerap dibahas bersamaan dengan anggapan bahwa campuran air dan garam dapat memberikan manfaat bagi tubuh.
Sebagian orang memanfaatkannya sebagai bagian dari perawatan diri untuk membantu meredakan pegal atau membuat tubuh terasa lebih rileks setelah beraktivitas.
Dalam Islam, penggunaan air garam tidak memiliki tata cara maupun keutamaan khusus. Garam hanya digunakan sebagai campuran air, sehingga pelaksanaannya tetap sama seperti mandi pada umumnya dan tidak berkaitan dengan ibadah tertentu.
Cara Mandi Air Garam Menurut Islam dan Syariatnya
Cara mandi air garam dilakukan sebagaimana mandi biasa karena tidak ada ketentuan khusus yang mengaturnya dalam syariat. Selama tujuannya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, penggunaan air yang dicampur garam diperbolehkan serta tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
Berikut adalah cara mandi air garam yang dapat dilakukan.
Siapkan bak mandi atau ember yang telah diisi air hangat sesuai kebutuhan.
Tambahkan sekitar ¼ hingga 2 cangkir garam Epsom, garam dapur, atau garam laut, kemudian aduk hingga seluruh garam larut sempurna.
Gunakan air tersebut untuk berendam atau mandi selama kurang lebih 15–20 menit agar tubuh terasa lebih rileks.
Setelah selesai, keringkan tubuh menggunakan handuk bersih, lalu aplikasikan losion yang sesuai dengan jenis kulit untuk membantu menjaga kelembapan kulit.
Selain mudah dilakukan, mandi air garam juga dipercaya memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh apabila dilakukan secara rutin dan tidak berlebihan.
Berikut adalah manfat mandi air garam mengutip dari laman puskesmasnarmada-dikes.lombokbaratkab.go.id.
Meredakan gatal pada kulit dengan membantu menenangkan kulit yang mengalami iritasi ringan, eksim, atau psoriasis.
Menjaga kesehatan kulit karena kandungan mineralnya dapat membantu menjaga kelembapan dan kebersihan kulit.
Meredakan gejala kutu air berkat sifat antibakteri dan antijamur yang dimiliki air garam.
Meredakan nyeri otot dan sendi sehingga tubuh terasa lebih rileks setelah beraktivitas.
Membantu mengurangi peradangan berkat kandungan mineral yang terdapat di dalam garam.
Memberikan efek relaksasi sehingga tubuh terasa lebih tenang dan nyaman.
Membantu tidur lebih nyenyak karena tubuh menjadi lebih rileks setelah mandi air garam hangat.
Mengurangi bengkak pada kaki dengan membantu meredakan rasa nyeri dan tidak nyaman.
Mengurangi pegal pada tubuh sehingga tubuh terasa lebih segar setelah beraktivitas.
Itulah cara mandi air garam menurut Islam yang dapat dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh.(Yolan)
Baca juga: Cara Mandi Junub yang Benar Beserta Niatnya