Konten dari Pengguna

Cara Memainkan Sasando dan Sejarah Singkatnya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara memainkan sasando  . Foto: Unsplash/Xie lipton
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara memainkan sasando . Foto: Unsplash/Xie lipton

Cara memainkan sasando menarik untuk dipelajari karena alat musik tradisional ini memiliki bentuk yang unik sekaligus menghasilkan alunan nada yang khas.

Berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, sasando dikenal sebagai alat musik petik yang telah menjadi bagian penting dari budaya masyarakat setempat selama bertahun-tahun.

Selain memiliki suara yang merdu, sasando juga menyimpan sejarah panjang yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Cara Memainkan Sasando, Alat Musik Khas NTT

Ilustrasi Cara memainkan sasando . Foto: Unsplash/Michael Heise

Sebelum mempelajari cara memainkan sasando, penting untuk memahami sejarah singkat alat musik tradisional ini. Mengutip dari laman rotendaokab.go.id, Nama sasando berasal dari bahasa Rote, yaitu sasandu, yang berarti "bergetar" atau "berbunyi".

Alat musik ini terbuat dari tabung bambu sebagai bagian utama, kemudian dilengkapi dengan senar yang direntangkan pada penyangga bambu.

Di bagian luarnya terdapat anyaman daun lontar yang berfungsi sebagai ruang resonansi sehingga suara yang dihasilkan terdengar lebih nyaring dan indah.

Asal-usul sasando juga dikenal melalui legenda yang telah diceritakan secara turun-temurun. Kisah tersebut mengisahkan seorang pemuda bernama Sangguana yang terdampar di Pulau Ndana.

Dalam tidurnya, Sangguana bermimpi memainkan alat musik dengan suara yang sangat merdu. Setelah terbangun, mimpi itu menginspirasinya untuk membuat alat musik yang menyerupai apa yang didengarnya.

Hasil karyanya kemudian dipersembahkan kepada raja dan sejak saat itu sasando terus berkembang hingga menjadi salah satu warisan budaya masyarakat Rote yang dikenal di berbagai daerah, bahkan hingga mancanegara.

Memainkan sasando memerlukan ketelitian dan latihan karena setiap dawai menghasilkan nada yang berbeda. Cara memainkan sasando menggunakan kedua tangan.

Tangan kanan umumnya memainkan akor sebagai iringan, sedangkan tangan kiri memainkan melodi atau nada bass sehingga menghasilkan perpaduan nada yang harmonis.

Cara memainkan sasando membutuhkan latihan, ketelitian, serta keterampilan dalam memetik setiap dawai. Koordinasi kedua tangan menjadi bagian penting karena setiap petikan memengaruhi keindahan suara yang dihasilkan.

Semakin baik kemampuan jari bergerak di antara dawai, semakin halus dan selaras pula alunan musik yang terdengar, terutama saat memainkan lagu dengan tempo yang lebih cepat.(Yolan)

Baca juga: Cara Memainkan Kecapi, Salah Satu Alat Musik Tradisional