Konten dari Pengguna

Cara Membedakan Kucing Jantan dan Betina yang Wajib Diketahui

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi  Cara membedakan kucing jantan dan betina . Foto: Unsplash/Ludemeula Fernandes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara membedakan kucing jantan dan betina . Foto: Unsplash/Ludemeula Fernandes

Cara membedakan kucing jantan dan betina penting diketahui, terutama bagi pemilik kucing pemula yang ingin memahami karakter dan kebutuhan hewan peliharaannya.

Dengan mengetahui jenis kelamin kucing, pemilik bisa menentukan pola perawatan, pemberian makanan, hingga langkah sterilisasi yang tepat. Selain itu, kucing jantan dan betina memiliki perbedaan fisik maupun perilaku yang cukup mudah dikenali jika diperhatikan dengan teliti.

Mulai dari bentuk tubuh, wajah, hingga kebiasaan sehari-hari, semuanya bisa menjadi petunjuk untuk mengenali jenis kelamin kucing. Hal ini tentu membantu agar pemilik dapat memberikan perawatan terbaik sesuai kebutuhan masing-masing kucing.

Cara Membedakan Kucing Jantan dan Betina dengan Memperhatikan Bentuk Tubuh

Ilustrasi Cara membedakan kucing jantan dan betina . Foto: Unsplash/Andy Luo

Mengutip dari laman unicharmpet.co.id, ada beberapa cara membedakan kucing jantan dan betina yang bisa dilakukan, yaitu:

  1. Perhatikan bentuk tubuh kucing. Kucing jantan umumnya memiliki tubuh lebih besar, berotot, dan terlihat tegap. Sementara itu, kucing betina cenderung lebih kecil dan ramping.

  2. Lihat bagian wajahnya. Wajah kucing jantan biasanya lebih lebar dengan pipi menonjol, terutama jika belum disterilkan. Sedangkan kucing betina memiliki bentuk wajah lebih oval dan lembut.

  3. Cek area genital atau kelamin kucing. Pada kucing jantan, jarak antara anus dan penis lebih jauh serta terdapat kantung zakar. Sementara kucing betina memiliki jarak anus dan vulva yang lebih dekat tanpa benjolan di tengahnya.

  4. Amati perilaku sehari-harinya. Kucing jantan biasanya lebih aktif, suka menjelajah, dan sering menandai wilayah dengan urin. Sebaliknya, kucing betina lebih tenang dan cenderung manja kepada pemiliknya.

  5. Perhatikan kebiasaan bermain. Kucing jantan cenderung bermain lebih agresif dan aktif memanjat atau mengejar benda. Sedangkan kucing betina biasanya bermain lebih hati-hati dan lembut.

  6. Saat memasuki masa birahi, perbedaannya semakin terlihat. Kucing jantan sering mengeong keras untuk menarik perhatian lawan jenis, sementara kucing betina biasanya berguling di lantai atau mengangkat ekornya.

  7. Warna bulu juga bisa menjadi petunjuk. Kucing dengan warna calico atau tortoiseshell umumnya betina, sedangkan kucing oranye lebih sering berjenis kelamin jantan.

Mengetahui cara membedakan kucing jantan dan betina dapat membantu pemilik memberikan perawatan yang lebih tepat sesuai karakter dan kebutuhan kucing. Dengan begitu, kucing sebagai hewan peliharaan bisa tumbuh sehat, nyaman, dan lebih mudah dirawat setiap hari. (Yolan)

Baca juga: Mengenal Felidae atau Kucing Liar dari Aspek Biologi