Konten dari Pengguna

Cara Membuat Tempe yang Enak di Rumah

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Membuat Tempe, Foto: Unsplash/Fairuz Naufal Zaki
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Membuat Tempe, Foto: Unsplash/Fairuz Naufal Zaki

Mengetahui cara membuat tempe yang enak di rumah dapat menjadi pilihan menarik bagi yang ingin menikmati makanan tradisional dengan rasa lebih segar dan berkualitas.

Proses pembuatannya tidak selalu sulit, asalkan memahami tahapan yang tepat mulai dari pemilihan bahan, proses fermentasi, hingga penyimpanan agar menghasilkan tempe dengan tekstur padat dan cita rasa yang khas.

Pemahaman mengenai cara membuat tempe yang enak di rumah membantu menghasilkan tempe yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai gizi tinggi untuk dikonsumsi sehari-hari.

8 Langkah dalam Cara Membuat Tempe

Ilustrasi Cara Membuat Tempe, Foto: Unsplash/Ella Olsson

Dikutip dari Proses Pembuatan Tempe Home Industry Berbahan Dasar Kedelai (Glycine max (L.) Merr) dan Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) Di Candiwesi, Salatiga, oleh Septi L. S., et al., (2020), dalam situs journal.uinsi.ac.id, berikut adalah cara membuat tempe:

1. Perendaman

Tahap awal pembuatan tempe dilakukan melalui proses perendaman kedelai. Proses ini bertujuan menciptakan kondisi asam melalui fermentasi asam laktat agar kedelai lebih mudah mengalami proses pertumbuhan jamur tempe.

Perendaman juga membantu menghilangkan lendir dan mempercepat proses pengasaman bahan.

2. Penggilingan

Kedelai yang telah direndam kemudian digiling hingga bijinya terbelah dan kulitnya terpisah. Proses ini dilakukan agar zat hasil fermentasi dapat lebih mudah masuk ke dalam biji serta membantu pertumbuhan miselium jamur tempe.

3. Pencucian

Setelah penggilingan, kedelai dicuci hingga bersih untuk menghilangkan sisa lendir dan aroma asam yang muncul selama perendaman. Tahap ini penting agar tidak menghambat proses fermentasi berikutnya.

4. Perebusan

Kedelai selanjutnya direbus untuk melunakkan tekstur biji serta mengurangi mikroorganisme yang masih tersisa. Perebusan membantu menghasilkan kondisi bahan yang sesuai untuk proses pembuatan tempe.

5. Pendinginan

Kedelai yang telah direbus perlu didinginkan sebelum proses pemberian ragi. Tahap ini bertujuan menurunkan suhu kedelai serta mengurangi kadar air agar siap untuk difermentasi.

6. Pemberian Ragi

Setelah dingin, kedelai diberi ragi tempe dan dicampurkan secara merata. Ragi tersebut mengandung jamur Rhizopus sp. yang berperan dalam proses fermentasi serta membentuk tekstur khas pada tempe.

7. Pengemasan

Kedelai yang sudah diberi ragi kemudian dikemas menggunakan wadah atau plastik yang telah diberi lubang kecil. Lubang tersebut berfungsi memberikan sirkulasi udara yang dibutuhkan selama proses fermentasi.

8. Fermentasi

Tahap terakhir yaitu fermentasi, kedelai yang telah dikemas didiamkan selama kurang lebih 2 hari pada tempat dengan suhu dan kelembaban yang sesuai.

Proses ini memungkinkan jamur tempe tumbuh dan menghasilkan tempe dengan tekstur padat serta rasa yang khas.

Itulah cara membuat tempe yang enak. Proses pembuatan tempe membutuhkan ketelitian pada setiap tahap agar menghasilkan tempe yang berkualitas, mulai dari persiapan bahan hingga fermentasi. (IF)

Baca juga: Cara Membuat Risol Mayo yang Renyah di Luar dan Lumer di Dalam