Konten dari Pengguna

Dresscode itu Apa? Ini Pengertian, Fungsi dan Contohnya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Dresscode itu apa. Foto: Unsplash/Tuyen Vo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Dresscode itu apa. Foto: Unsplash/Tuyen Vo

Dresscode itu apa? Kata ini mungkin sudah tidak asing, terutama ketika melihat undangan acara, pengumuman sekolah, atau informasi kegiatan di tempat kerja. Biasanya, ketentuan pakaian dicantumkan agar orang yang datang tidak bingung menentukan pakaian yang akan dikenakan.

Ada acara yang meminta peserta memakai pakaian rapi, warna tertentu, pakaian hitam putih, hingga busana yang lebih santai. Setiap pilihan tentu disesuaikan dengan suasana acara yang akan berlangsung.

Karena itu, ketika suatu kegiatan mencantumkan dresscode, ada maksud tertentu di balik aturan tersebut. Bahkan, pilihan pakaian yang terlihat sederhana pun bisa membuat suasana sebuah acara terasa lebih serasi.

Dresscode itu Apa dalam Panduan Pakaian

Ilustrasi Dresscode itu apa. Foto: Unsplash/Alyssa Strohmann

Dresscode itu apa? Dresscode adalah aturan atau ketentuan mengenai pakaian yang perlu dikenakan dalam acara, tempat, atau keadaan tertentu.

Mengutip dari laman www.merriam-webster.com menjelaskan dress code sebagai standar berpakaian yang berlaku dalam kelompok atau keadaan tertentu.

Sederhananya, dresscode memberikan gambaran tentang pakaian yang dianggap cocok untuk menghadiri suatu kegiatan. Misalnya, ketika undangan pernikahan meminta tamu mengenakan pakaian formal, tamu diharapkan memilih pakaian yang rapi dan terlihat lebih resmi.

Pilihannya bisa berupa kemeja, celana bahan, rok, blazer, atau pakaian lain yang sesuai dengan suasana acara. Sebaliknya, jika acara dibuat santai, pakaian yang dikenakan biasanya lebih bebas dan tidak harus terlihat terlalu resmi.

Aturan seperti ini juga dapat ditemukan di sekolah. Siswa mungkin diminta memakai seragam tertentu pada hari tertentu, sedangkan kegiatan khusus bisa memiliki ketentuan pakaian yang berbeda. Begitu pula di tempat kerja.

Ada perusahaan yang meminta karyawan mengenakan pakaian rapi setiap hari, sementara perusahaan lain memberikan kebebasan selama pakaian tetap pantas digunakan untuk bekerja.

Fungsi dresscode bukan hanya membuat orang mengetahui pakaian yang perlu dikenakan. Ketentuan tersebut juga dapat membuat suasana acara terlihat lebih sesuai dengan tujuan kegiatan.

Bayangkan sebuah acara pernikahan yang dihadiri tamu dengan pakaian yang sangat berbeda-beda tanpa ketentuan apa pun.

Dengan adanya dresscode, penampilan para tamu dapat terlihat lebih serasi tanpa harus membuat semua orang mengenakan pakaian yang sama persis.

Contoh dresscode cukup beragam. Dalam acara resmi, penyelenggara bisa meminta tamu memakai pakaian formal. Untuk kegiatan yang lebih santai, ketentuannya dapat berupa pakaian kasual.

Jadi, dresscode dapat dipahami sebagai panduan mengenai pakaian yang perlu dipakai dalam suatu kegiatan. Ketentuannya bisa sederhana, seperti menentukan warna, atau lebih khusus sesuai jenis acaranya.

Dengan memperhatikan dresscode sejak awal, pilihan pakaian dapat disiapkan dengan lebih mudah dan tidak membuat bingung ketika tiba di lokasi acara.(Yolan)

Baca juga: Menu Signature Artinya dalam Kuliner, Begini Penjelasannya