Konten dari Pengguna

Fardhu Kifayah adalah Apa? Simak Penjelasannya Berikut Ini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fardhu kifayah adalah,Pexels/Abdulmeilk Aldawsari
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fardhu kifayah adalah,Pexels/Abdulmeilk Aldawsari

Fardhu kifayah adalah istilah yang banyak diperbincangkan saat membicarakan hukum Islam. Istilah ini mungkin sering terdengar dalam kajian agama, terutama ketika membahas kewajiban yang dilakukan oleh umat Islam.

Dalam ajaran Islam, terdapat berbagai jenis hukum yang mengatur kewajiban umat salah satunya adalah fardhu kifayah. Meski begitu, masih banyak yang belum memahami secara mendalam makna dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Fardhu Kifayah adalah Kewajiban Umat Islam

Ilustrasi Fardhu kifayah adalah apa,Pexels/David McEachan

Berdasarkan situs web bpkh.go.id, fardhu kifayah adalah salah satu konsep penting dalam ajaran Islam yang berkaitan dengan kewajiban sosial komunitas Muslim. Secara bahasa, istilah ini terdiri dari dua kata yaitu fardhu dan kifayah.

Fardhu artinya kewajiban dan kifayah yang artinya kecukupan atau cukup. Dengan demikian, fardhu kifayah merujuk pada kewajiban yang harus dipenuhi oleh komunitas atau sekelompok orang dalam masyarakat Muslim.

Namun kewajiban ini tidak harus dilakukan oleh setiap individu apabila ada sebagian dari mereka yang melaksanakannya. Ketika sebagian orang sudah menjalankan kewajiban tersebut, maka kewajiban itu dianggap telah terpenuhi dan gugur bagi yang lainnya.

Akan tetapi, jika tidak ada seorang pun yang melaksanakannya, seluruh anggota masyarakat akan dianggap berdosa karena kelalaian tersebut. Contoh paling umum dari fardhu kifayah adalah penyelenggaraan jenazah.

Ketika seorang Muslim meninggal dunia, sekelompok saudara atau tetangga yang memenuhi syarat wajib mengurus jenazah. Mulai dari memandikan, mengkafani, mensalatkan hingga menguburkannya.

Jika ada beberapa orang yang sudah melakukannya dengan benar, kewajiban ini dianggap terpenuhi. Namun jika tidak ada yang melaksanakannya, maka seluruh anggota masyarakat di sekitar dapat menanggung dosa kolektif atas kelalaian ini.

Tidak hanya itu, fardhu kifayah juga tercermin dalam kebutuhan akan tenaga profesional penting dalam masyarakat. Misalnya, kebutuhan akan ilmuwan atau ahli dalam ilmu agama seperti fiqih, atau tenaga medis dan guru untuk pendidikan.

Jika di suatu komunitas tidak ada orang yang mengejar ilmu tersebut atau terjun dalam profesi tersebut, maka kebutuhan sosial itu tidak terpenuhi. Akibatnya, seluruh masyarakat dapat dianggap lalai karena tidak ada yang menjalankan kewajiban tersebut.

Hal ini juga berlaku pada bentuk tanggung jawab sosial lainnya. Contohnya adalah membantu orang yang sedang kesulitan, menyediakan fasilitas kesehatan atau pendidikan, serta membantu memberi makan mereka yang sedang kelaparan.

Fardhu kifayah adalah kewajiban yang jika sudah dilaksanakan oleh sebagian orang, maka gugurlah kewajiban tersebut bagi yang lainnya. Konsep ini menunjukkan pentingnya tanggung jawab kolektif dalam Islam. (Fia)

Baca juga: Al Quran adalah Apa? Ini Penjelasan Kitab Suci Umat Islam