Fragile Handle with Care Artinya Apa pada Kemasan? Simak Penjelasannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalimat fragile handle with care artinya cukup sering dijumpai pada kemasan barang yang dikirim dari satu tempat ke tempat lainnya.
Tulisan tersebut biasanya tercantum pada bagian luar paket dan dapat ditemukan dalam berbagai proses pengiriman barang.
Kehadirannya cukup mudah diperhatikan, terutama ketika sebuah paket akan melalui proses pemindahan dan pengiriman dari satu tempat ke tempat lainnya.
Fragile Handle with Care Artinya Barang Mudah Pecah, Hati-hati Menanganinya
Fragile handle with care artinya barang mudah pecah, mohon ditangani dengan hati-hati. Kalimat ini merupakan pesan yang menunjukkan bahwa isi paket membutuhkan perlakuan khusus. Namun, label ini bukan pelindung yang dapat membuat barang terbebas dari risiko kerusakan.
Berdasarkan informasi blog.theboxwarehouse.co.uk, label hanya berfungsi sebagai informasi agar setiap orang yang menangani paket mengetahui bahwa isinya perlu diperlakukan dengan lebih hati-hati.
Sebuah paket dapat melewati banyak tahapan selama proses pengiriman. Mulai dari pengambilan, penyortiran, penataan di palet, pemuatan ke kendaraan, hingga pengiriman terakhir.
Karena paket dapat berpindah tangan beberapa kali, label yang mudah terlihat dapat membantu menjaga informasi mengenai cara penanganannya. Di Inggris, kebutuhan terhadap tanda yang mudah dikenali juga berkaitan dengan tingginya volume pengiriman.
Pada 2022, jumlah paket yang dikirim di Inggris mencapai 4,2 miliar paket. Dalam proses pengiriman dengan skala tersebut, petugas dan tim penyortiran membutuhkan tanda yang dapat dikenali dengan cepat.
Label fragile tidak dapat menggantikan kemasan yang baik. Jika kardus terlalu lemah, isi tidak memiliki bantalan pelindung yang cukup, kemasan tidak tertutup dengan benar, atau ukuran kardus terlalu besar dibandingkan isinya, label tidak akan mampu mencegah kerusakan.
Karena itu, label sebaiknya dipandang sebagai bagian dari sistem pengemasan. Bantalan pelindung, kardus yang sesuai, dan penyegelan yang benar tetap diperlukan.
Hal ini juga berlaku ketika mengemas barang untuk proses pindahan, seperti karya seni, barang pecah belah, lampu, atau peralatan dapur.
Label fragile dapat dibuat dari berbagai bahan. Label berbahan kertas cukup umum digunakan untuk kebutuhan pengemasan sehari-hari, terutama dalam kondisi kering.
Sementara itu, vinil dan polipropilena lebih tahan terhadap robekan, gesekan, serta sedikit paparan air sehingga lebih sesuai untuk proses penanganan yang lebih berat.
Tulisan pada label juga dapat disesuaikan dengan isi paket. Selain “Fragile”, keterangan seperti “Glass” atau “Handle With Care” dapat memberikan informasi yang lebih jelas.
Pesan sebaiknya tetap sederhana agar mudah dibaca dan tidak mengurangi perhatian terhadap peringatan utama. Fragile handle with care artinya tanda yang digunakan untuk memberi tahu orang yang menangani paket bahwa isi kemasan membutuhkan perlakuan khusus.
Label tersebut membantu memberikan peringatan, tetapi tetap harus didukung oleh kemasan yang sesuai, bantalan pelindung, dan penyegelan yang benar. (Rahma)
Baca juga: Life Hack Artinya Apa? Istilah yang Ramai Dibicarakan Gen Z