Konten dari Pengguna

Frase adalah Apa? Panduan Singkat untuk Memahami Bahasa Lebih Dalam

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Frase adalah Apa, Foto:Unsplash/Jonas Jacobsson
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Frase adalah Apa, Foto:Unsplash/Jonas Jacobsson

Dalam pembelajaran bahasa, kerap digunakan istilah frase. Namun tidak sedikit orang yang masih merasa bingung ketika mencoba memahaminya secara lebih mendalam. Frase adalah penggabungan dua kata atau lebih.

Dalam keseharian, kita sebenarnya sering menggunakan berbagai bentuk susunan kata tanpa menyadari struktur di baliknya.

Hal inilah yang kemudian mendorong pentingnya mengenal konsep frase sebagai bagian dari dasar kebahasaan.

Dalam Bahasa, Frase adalah Penggabungan Dua Kata atau Lebih, Sehingga Bermakna

Ilustrasi Frase adalah Apa, Foto:Unsplash/Susan Q Yin

Frase adalah satuan gramatikal yang terdiri atas dua kata atau lebih yang membentuk satu kesatuan makna, tetapi tidak memiliki predikat sehingga tidak dapat berdiri sebagai kalimat utuh.

Dalam penggunaannya, frasa hanya menempati satu fungsi dalam struktur kalimat, seperti subjek, predikat, objek, pelengkap, atau keterangan.

Meskipun jumlah katanya lebih dari satu, selama masih berada dalam satu jabatan, gabungan kata tersebut tetap disebut sebagai frasa.

Hal ini menegaskan bahwa frasa memiliki peran penting sebagai penyusun kalimat yang membantu memperjelas makna tanpa mengubah fungsi dasarnya.

Contoh frasa:

  • gedung sekolah itu

  • yang akan pergi

  • sedang membaca

  • sakitnya bukan main

  • besok lusa

  • di depan

Contoh dalam kalimat:

  • Gedung sekolah itu (S) luas (P).

  • Dia (S) yang akan pergi (P) besok (Ket).

  • Bapak (S) sedang membaca (P) koran sore (O).

  • Pukulan Budi (S) sakitnya bukan main (P).

  • Besok lusa (Ket) aku (S) kembali (P).

  • Bu guru (S) berdiri (P) di depan (Ket).

Melalui contoh-contoh tersebut, terlihat bahwa setiap frasa tetap berada pada satu fungsi meskipun terdiri atas beberapa kata.

Istilah frase adalah penggabungan dua kata atau lebih, yang tidak melampaui batas jabatannya dalam kalimat. Selain itu, frasa juga dapat dipahami sebagai bagian terkecil dalam susunan sintaksis yang membentuk kalimat secara utuh.

Dalam kalimat “Dua orang mahasiswa sedang membaca buku baru di perpustakaan”, terdapat beberapa frasa yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri, namun saling melengkapi sehingga bentuk makna yang jelas dan padu. (DANI)

Baca juga: Striker adalah Apa? Kenali Tugas dan Rahasia Ketajamannya di Lapangan