Konten dari Pengguna

Gerakan yang Terjadi saat Otot Trisep Berkontraksi, Ini Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi apabila otot trisep berkontraksi gerakan yang terjadi pada otot bisep adalah. Unsplash/Erik Mclean
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi apabila otot trisep berkontraksi gerakan yang terjadi pada otot bisep adalah. Unsplash/Erik Mclean

Apabila otot trisep berkontraksi, gerakan yang terjadi pada otot bisep adalah menjadi bagian dari koordinasi kerja otot di lengan.

Aktivitas sederhana seperti meluruskan siku, mendorong benda, atau mengubah posisi lengan sebenarnya melibatkan kerja beberapa bagian tubuh secara bersamaan.

Otot trisep yang berada di bagian belakang lengan atas memiliki peran penting dalam menghasilkan gerakan tersebut, sedangkan otot bisep di bagian depan lengan turut menyesuaikan kondisinya agar pergerakan berlangsung secara terkoordinasi.

Gerakan yang Terjadi saat Otot Trisep Berkontraksi

ilustrasi apabila otot trisep berkontraksi gerakan yang terjadi pada otot bisep adalah. Unsplash/Anastase Maragos

Berdasarkan informasi dari studocu.com, apabila otot trisep berkontraksi gerakan yang terjadi pada otot bisep adalah relaksasi atau mengendur.

Kondisi ini terjadi karena trisep dan bisep bekerja secara berlawanan atau antagonis dalam mengatur gerakan lengan.

Ketika trisep yang berada di bagian belakang lengan atas menegang dan memendek, otot bisep di bagian depan lengan atas akan mengendur sehingga gerakan lengan dapat berlangsung secara terkoordinasi.

Kontraksi otot trisep terutama menghasilkan gerakan meluruskan lengan atau disebut ekstensi siku. Saat trisep berkontraksi, lengan bawah bergerak lurus menjauhi tubuh sehingga posisi siku menjadi lebih terbuka.

Gerakan tersebut terjadi karena trisep memberikan tarikan yang membantu mengubah posisi lengan bawah melalui persendian siku.

Sementara itu, bisep berada dalam kondisi berlawanan dengan trisep. Ketika trisep aktif berkontraksi, bisep mengalami relaksasi sehingga tidak mempertahankan kontraksi yang berlawanan pada saat yang sama.

Kerja kedua otot tersebut diperlukan agar pergerakan lengan dapat berlangsung dengan lebih halus dan terkontrol.

Sifat antagonis pada trisep dan bisep menunjukkan bahwa kedua otot tersebut memiliki cara kerja yang saling berlawanan. Satu otot akan memendek ketika berkontraksi, sedangkan otot lainnya mengendur atau memanjang.

Pola kerja tersebut memungkinkan perubahan posisi lengan berlangsung secara teratur sesuai dengan gerakan yang dilakukan.

Dengan demikian, saat otot trisep berkontraksi, gerakan utama yang dihasilkan adalah meluruskan lengan melalui ekstensi siku.

Pada kondisi yang sama, otot bisep mengalami relaksasi. Hubungan kerja yang berlawanan antara keduanya menjadi bagian penting dalam menghasilkan gerakan lengan yang halus dan tetap terkontrol. (DANI)

Baca juga: Pelari Kalcer Artinya Apa? Kenali Istilah yang Sedang Populer