Konten dari Pengguna

Hampura adalah Istilah dalam Bahasa Sunda: Ini Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hampura adalah. Unsplash.com/Steve DiMatteo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hampura adalah. Unsplash.com/Steve DiMatteo

Kata hampura adalah salah satu istilah penting dalam bahasa Sunda. Istilah hampura sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Bahkan, ternyata istilah hampura bukan hanya sekadar kata biasa, tetapi mencerminkan nilai budaya, etika, dan karakter masyarakat Sunda yang menjunjung tinggi kesopanan dan kerendahan hati.

Hampura adalah Istilah dalam Bahasa Sunda

Ilustrasi Hampura adalah. Unsplash.com/Brett Jordan

Hampura adalah berarti “maaf” atau “memohon maaf”. Dalam konteks kebahasaan, kata ini digunakan pada saat seseorang ingin meminta pengampunan atas kesalahan yang pernah dilakukan.

Selain itu, terdapat bentuk turunannya seperti ngahampura yang artinya “memaafkan”, dan silihampura yang berarti “saling memaafkan”.

Perlu diketahui bahwa makna hampura tidak hanya berkutat pada arti literal saja. Dalam budaya Sunda, kata ini memiliki kedalaman makna yang lebih luas, yaitu sebagai bentuk kesadaran diri, bentuk penghormatan kepada orang lain, dan upaya menjaga keharmonisan hubungan sosial.

Dikutip dari buku berjudul Kamus Sunda-Indonesia, Maman Sumantri dkk, 1985, 60, dalam kajian linguistik dan budaya Sunda, ada banyak istilah yang mencerminkan nilai kesantunan dalam berbahasa.

Salah satunya adalah penggunaan istilah hampura yang sering kali muncul saat melakukan kesalahan, bahkan sebagai bentuk sopan santun dalam membuka percakapan atau menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara.

Secara etimologis, kata hampura berasal dari gabungan dua makna yang mengarah pada “menghapus noda” atau “membersihkan kesalahan”. Hal tersebut menggambarkan bahwa memaafkan adalah dari segi ucapan sekaligus proses moral dan spiritual untuk memperbaiki diri serta hubungan dengan orang lain.

Dalam kehidupan masyarakat Sunda, nilai tersebut sangat dijunjung tinggi. Mengucapkan hampura menunjukkan adanya sikap rendah hati, tanggung jawab, dan keinginan untuk menjaga keharmonisan sosial.

Penggunaan kata hampura dalam kehidupan sehari-hari sangat fleksibel dan dapat ditemukan dalam berbagai situasi, seperti:

  • Saat melakukan kesalahan “Hampura, abdi telat.”

  • Saat meminta izin “Hampura, tiasa abdi naros?”

  • Sebagai bentuk kesopanan dalam percakapan

Kata hampura juga sering diajarkan sejak dini kepada anak-anak sebagai bagian dari pendidikan karakter. Sehingga dapat menjadi kebiasaan dalam interaksi sosial.

Hampura adalah istilah dalam bahasa Sunda yang artinya “maaf”, namun memiliki makna yang jauh lebih luas. Dengan memahami dan menggunakan istilah hampura, seseorang dapat belajar bahasa Sunda dan memahami filosofi hidup masyarakat Sunda yang penuh dengan nilai moral dan etika. (Win)

Baca juga: Ikhtiar adalah Apa? Simak Jawabannya di Sini