Konten dari Pengguna

Hubungan Syajaratun atau Pohon sebagai Asal Kata Sejarah dan Kehidupan Manusia

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hubungan Syajaratun atau Pohon sebagai Asal Kata Sejarah, Foto: Unsplash/Andrew Neel
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hubungan Syajaratun atau Pohon sebagai Asal Kata Sejarah, Foto: Unsplash/Andrew Neel

Jelaskan hubungan antara syajaratun atau pohon sebagai asal kata sejarah dan kehidupan manusia.

Istilah sejarah tidak hanya berkaitan dengan peristiwa masa lalu, tetapi juga memiliki makna yang dapat dikaitkan dengan perjalanan kehidupan manusia.

Penggunaan kata syajaratun sebagai salah satu asal kata sejarah menunjukkan adanya hubungan konseptual yang menarik antara pertumbuhan, perkembangan, dan perjalanan dari waktu ke waktu.

Penjelasan Terkait Hubungan Syajaratun atau Pohon sebagai Asal Kata Sejarah dan Kehidupan Manusia

Ilustrasi Hubungan Syajaratun atau Pohon sebagai Asal Kata Sejarah, Foto: Unsplash/The New York Public Library

Jelaskan hubungan antara syajaratun atau pohon sebagai asal kata sejarah dan kehidupan manusia. Syajaratun adalah Bahasa Arab dari pohon yang maknanya memiliki hubungan dengan arti sejarah.

Berdasarkan buku Bestie Book Sejarah SMA/MA Kelas X, XI, & XII Volume 1, oleh The King Eduka (2022:2), dalam bahasa Indonesia, sejarah memiliki tiga makna.

Makna tersebut yaitu silsilah atau asal-usul, kejadian atau peristiwa yang terjadi pada masa tertentu, serta ilmu pengetahuan atau kisah yang membahas berbagai peristiwa pada masa lampau.

Peristiwa sejarah memiliki beberapa karakteristik utama, yaitu:

  1. Abadi, yaitu peristiwa sejarah bersifat tetap dan tidak mengalami perubahan sehingga dapat terus dikenang sepanjang masa.

  2. Unik, yaitu setiap peristiwa sejarah hanya berlangsung satu kali dan tidak dapat terulang dengan kondisi yang benar-benar sama.

  3. Penting, yaitu peristiwa sejarah memiliki nilai dan pengaruh tertentu sehingga dapat menjadi momentum yang berperan dalam menentukan kehidupan banyak orang.

Berdasarkan buku Desa Kolomayan dalam Lukisan Sejarah, oleh Harmaji, secara terminologis, kata sejarah memiliki keterkaitan dengan bahasa Arab, yaitu syajaratun yang secara harfiah berarti pohon kayu.

Istilah tersebut kemudian memiliki makna yang lebih luas, seperti keturunan, asal-usul, dan silsilah.

Penggunaan istilah syajaratun dalam konteks sejarah menunjukkan adanya hubungan dengan suatu rangkaian yang memiliki keterkaitan antara satu bagian dengan bagian lainnya.

Sebagaimana pohon memiliki akar, batang, cabang, dan ranting yang tumbuh secara berkesinambungan, sejarah juga menggambarkan rangkaian kehidupan dan peristiwa yang saling berhubungan dari masa ke masa.

Tetapi juga menggambarkan proses perkembangan serta hubungan antara masa lalu, masa kini, dan perjalanan kehidupan manusia.

Dalam kehidupan manusia, setiap individu maupun kelompok memiliki perjalanan yang terbentuk melalui berbagai peristiwa dan pengalaman.

Perjalanan tersebut tidak berlangsung secara terpisah, melainkan saling berkaitan dari satu masa ke masa berikutnya.

Demikianlah penjelasan tentang hubungan antara syajaratun atau pohon sebagai asal kata sejarah dan kehidupan manusia. Istilah syajaratun menggambarkan sejarah sebagai suatu rangkaian asal-usul dan perkembangan yang saling berkaitan dalam kehidupan manusia. (IF)

Baca juga: Penjelasan Mengapa Kehidupan Manusia Tidak Dapat Dilepaskan dari Ruang dan Waktu