Informasi yang Harus Disampaikan dalam Teks Laporan Hasil Observasi
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Laporan hasil observasi merupakan jenis teks yang isinya adalah informasi mengenai suatu objek berdasarkan hasil pengamatan secara langsung. Dalam teks laporan hasil observasi, informasi harus disampaikan secara objektif, faktual, dan sistematis.
Dikutip dari E-Modul Bahasa Indonesia Kelas X, Direktorat Pembinaan SMA Kurikulum 2013, Ipa Ratna Mutiara dkk, objek yang diamati dalam observasi dapat berupa makhluk hidup, benda, lingkungan, peristiwa, atau fenomena tertentu.
Sehingga informasi yang dituangkan dalam teks laporan hasil observasi harus disampaikan secara objektif, faktual, dan sistematis. Nantinya, agar pembaca memperoleh gambaran jelas sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Dalam Teks Laporan Hasil Observasi, Informasi yang Harus Disampaikan Secara Objektif
Dalam teks laporan hasil observasi, informasi harus disampaikan secara objektif. Maksudnya, laporan tertulis haruslah berdasarkan kondisi nyata tanpa dipengaruhi pendapat, opini, dan emosi pribadi penulis.
Penulis laporan harus menjelaskan objek sebagaimana adanya dan tidak berdasarkan penilaian subjektif. Dengan begitu, laporan observasi dapat memberi pemahaman yang adil dan tidak menyesatkan pembaca.
Informasi ada laporan observasi juga harus bersifat faktual. Maksudnya yaitu berdasarkan fakta yang dapat dibuktikan kebenarannya.
Fakta diperoleh melalui pengamatan secara langsung, pencatatan data, pengukuran, dan sumber pendukung yang dapat dipercaya.
Misalnya, saat mengamati tanaman mangga, penulis dapat menjelaskan bentuk daun, warna batang, tinggi tanaman, dan kondisi buah berdasarkan hasil pengamatan. Informasi yang ditulis tidak boleh dibuat-buat atau hanya berdasarkan perkiraan.
Informasi dalam teks laporan hasil observasi harus disusun dengan pola yang sistematis. Maksudnya, informasi disajikan secara berurutan dan terstruktur agar mudah dipahami oleh pembaca.
Pada umumnya, teks laporan hasil observasi terdiri atas pernyataan umum atau klasifikasi yang memperkenalkan objek yang diobservasi. Kemudian deskripsikan bagian yang menjelaskan ciri-ciri, karakteristik, serta manfaat atau kesimpulannya.
Susunan laporan observasi yang teratur membantu pembaca memahami objek secara menyeluruh. Selain itu, informasi juga harus disampaikan secara jelas dan logis.
Penulis sebaiknya menggunakan bahasa yang baku dengan kalimat yang lugas dan pilihan kata yang tepat. Penjelasan tidak perlu dibuat berbelit-belit dan disusun dengan gagasan yang masuk akal.
Informasi yang harus disampaikan dalam teks laporan hasil observasi harus mencakup fakta tentang objek yang diamati, karakteristiknya, bagian-bagian penting, dan informasi pelengkap yang relevan dengan hasil pengamatan. (Win)
Baca juga: Bentuk Kehidupan Demokrasi yang Perlu Diketahui