Katastropik adalah Istilah Apa dalam Dunia Medis? Ini Contoh dan Ciri-Cirinya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Katastropik adalah istilah yang ditemukan di dunia medis. Istilah ini digunakan untuk menyebutkan suatu penyakit yang berdampak sangat besar terhadap kondisi kesehatan pasien.
Katastropik membutuhkan penanganan, pengobatan, dan perawatan jangka panjang. Biasanya, katastropik juga memerlukan biaya pelayanan kesehatan yang luar biasa tinggi.
Katastropik adalah Penyakit Berat yang Mengancam Jiwa
Katastropik adalah istilah yang menekankan betapa beratnya dampak suatu penyakit. Namun bukan berarti penyakit tersebut otomatis secara langsung menyebabkan kematian.
Istilah ini digunakan menggambarkan kompleksitas perawatan, lamanya pengobatan, dan besarnya beban biaya bagi pasien dan juga sistem kesehatan.
Dikutip dari dinkes.jogjaprov.go.id, penyakit katastropik pada umumnya memiliki beberapa karakteristik berikut ini, yaitu:
Mengancam jiwa apabila tidak ditangani atau dikendalikan.
Membutuhkan biaya pengobatan yang tinggi akibat diperlukan langkah operasi, obat khusus, kemoterapi, cuci darah, dan perawatan berulang.
Membutuhkan pengobatan skala jangka panjang atau seumur hidup.
Memerlukan tenaga medis dengan keahlian khusus dan fasilitas kesehatan yang kompleks.
Umumnya, katastropik merupakan penyakit tidak menular (PTM) meskipun beberapa penyakit infeksi kronis dapat masuk dalam kategori tertentu.
Tepatnya, katastropik bisa dipahami sebagai kategori penyakit berdasarkan dampak dan beban pelayanan kesehatannya, dan bukan sebagai satu jenis penyakit tertentu.
Ciri-ciri Penyakit Katastropik yang Perlu Dikenali Masyarakat
Sebagai wawasan umum, masyarakat perlu mengetahui ciri-ciri yang terdapat pada penyakit katastropik, yaitu:
1. Bersifat Kronis
Penyakit yang berlangsung dalam waktu lama dan membutuhkan pengelolaan terus-menerus. Contohnya gagal ginjal kronis yang membutuhkan hemodialisis rutin.
2. Menurunkan Kualitas Hidup
Selain dampak secara fisik, penyakit katastropik tetapi sangat memengaruhi aktivitas sehari-hari, kondisi psikologis, pekerjaan, dan keadaan ekonomi pasien.
3. Tidak Menunjukkan Gejala pada Tahap Awal
Penyakit seperti hipertensi sering kali tidak menimbulkan keluhan yang jelas. Akibatnya, seseorang tidak menyadari kondisinya hingga komplikasi.
4. Membutuhkan Biaya Pengobatan yang Tidak Sedikit
Perawatan bisa berlangsung lama dan membutuhkan pemeriksaan, obat, tindakan medis, rawat inap, hingga teknologi kesehatan tertentu.
Akibat jumlah pasien yang besar dan pengobatannya mahal, penyakit katastropik menjadi beban cukup besar untuk pembiayaan kesehatan.
5. Menyebabkan Komplikasi Serius
Penyakit yang tidak terkontrol memicu timbulnya masalah kesehatan yang lebih berat. Contohnya diabetes yang tidak terkontrol dapat berhubungan dengan komplikasi pada ginjal, jantung, dan saraf.
Katastropik adalah istilah medis untuk penyakit dengan dampak kesehatan yang berat kompleks. Penyakit ini dapat memberikan beban besar bagi pasien, keluarga, hingga sistem pembiayaan kesehatan. (Aya)
Baca juga: Sense of Urgency Artinya Apa? Cari Tahu Informasinya di Sini