Konten dari Pengguna

Keanekaragaman Genetik pada Suatu Populasi Organisme dan Faktor yang Memengaruhi

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mencari tahu tentang keanekaragaman genetik pada suatu populasi organisme. Foto: Unsplash.com/Sean Lim
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mencari tahu tentang keanekaragaman genetik pada suatu populasi organisme. Foto: Unsplash.com/Sean Lim

Keanekaragaman genetik pada suatu populasi organisme akan meningkat jika adanya mutasi genetik. Variasi materi genetik yang dimiliki oleh individu dalam satu spesies menarik untuk diketahui.

Perbedaan genetik tersebut berperan dalam menentukan karakteristik organisme dan kelangsungan hidup populasi dari generasi ke generasi.

Keanekaragaman Genetik pada Suatu Populasi Organisme akan Meningkat Jika Ada Mutasi Gen

Ilustrasi mencari tahu tentang keanekaragaman genetik pada suatu populasi organisme. Foto: Unsplash.com/Andrew Neel

Dikutip dari hilarispublisher.com, keanekaragaman genetik pada suatu populasi organisme akan meningkat jika terjadi proses yang menambah variasi alel atau memasukkan materi genetik baru ke dalam populasi.

Kondisi tersebut dapat berlangsung melalui beberapa mekanisme biologis yang memengaruhi pewarisan sifat dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Mutasi merupakan salah satu mekanisme yang dapat menambah variasi genetik. Proses ini berupa perubahan pada urutan DNA atau struktur kromosom yang berpotensi menghasilkan alel baru.

Mutasi bisa terjadi secara spontan ketika materi genetik disalin maupun akibat paparan faktor lingkungan tertentu, seperti radiasi.

Dampaknya beragam, mulai dari tidak menimbulkan perubahan yang terlihat hingga memengaruhi karakteristik organisme.

Apabila mutasi terjadi pada sel yang dapat diwariskan, variasi tersebut berpeluang diteruskan kepada keturunannya.

Aliran gen atau gene flow juga dapat memperkaya variasi dalam suatu populasi. Mekanisme ini berlangsung ketika individu berpindah dari satu populasi ke populasi lain dan melakukan reproduksi, sehingga alel dari populasi asal masuk ke populasi penerima.

Pada tumbuhan, aliran gen dapat terjadi melalui perpindahan serbuk sari oleh angin atau hewan penyerbuk.

Jika serbuk sari membuahi bunga dari populasi berbeda, keturunannya dapat membawa kombinasi genetik yang sebelumnya tidak terdapat pada populasi tersebut.

Reproduksi seksual turut meningkatkan keragaman melalui rekombinasi genetik. Saat pembentukan sel kelamin, kromosom dapat bertukar segmen melalui proses pindah silang.

Pembagian kromosom ke dalam sel kelamin juga menghasilkan kombinasi materi genetik yang bervariasi.

Ketika pembuahan terjadi, materi genetik dari dua induk bergabung dan menghasilkan keturunan dengan kombinasi alel yang berbeda.

Perkawinan antara individu yang memiliki susunan genetik berbeda dapat membantu mempertahankan variasi dalam populasi.

Sebaliknya, perkawinan antarkerabat yang berlangsung berulang berpotensi meningkatkan kesamaan alel dan memperbesar kemungkinan munculnya sifat resesif tertentu.

Dampaknya dapat lebih terasa pada populasi kecil yang terisolasi karena pilihan pasangan terbatas dan variasi genetik lebih mudah berkurang.

Keanekaragaman genetik penting bagi kemampuan populasi untuk menghadapi perubahan lingkungan.

Misalnya, ketika penyakit baru menyerang suatu populasi tanaman, individu yang memiliki variasi gen terkait ketahanan dapat bertahan hidup dan menghasilkan keturunan.

Dalam beberapa generasi, sifat ketahanan tersebut dapat menjadi lebih umum melalui seleksi alam. Populasi dengan variasi genetik yang memadai memiliki peluang lebih besar untuk beradaptasi dibandingkan populasi yang sangat seragam.

Jadi, keanekaragaman genetik pada suatu populasi organisme akan meningkat jika mutasi, aliran gen, dan rekombinasi melalui reproduksi menghasilkan atau memasukkan variasi genetik baru.

Keragaman tersebut membantu populasi menghadapi perubahan lingkungan serta mempertahankan peluang bertahan hidup dalam jangka panjang. (Suc)

Baca Juga: Hubungan Populasi Suatu Makhluk Hidup dengan Transfer Energi dalam Ekosistem