Kenapa Air Mendidih Mengeluarkan Uap? Ini Penjelasannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa air mendidih mengeluarkan uap? Pemandangan tersebut sangat mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika merebus air untuk membuat minuman atau memasak makanan.
Air yang awalnya tenang perlahan menghasilkan gelembung, kemudian muncul uap yang bergerak ke udara dari permukaan panci. Sekilas, proses ini terlihat sederhana.
Namun, di baliknya terdapat perubahan wujud yang terjadi ketika air menerima panas secara terus-menerus. Fenomena tersebut juga menjadi salah satu contoh perubahan fisika yang dapat diamati secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Kenapa Air Mendidih Mengeluarkan Uap Terus Menerus?
Kenapa air mendidih mengeluarkan uap? Dikutip dari laman rri.co.id, ketika air dipanaskan, energi panas diserap oleh molekul-molekul air sehingga gerakannya menjadi semakin cepat.
Jika pemanasan terus dilakukan, suhu air akan meningkat hingga mencapai titik didih. Pada tekanan udara normal, air mendidih pada suhu sekitar 100 derajat Celsius.
Ketika suhu air semakin tinggi, terutama di bagian yang paling dekat dengan sumber panas, sebagian air mulai berubah menjadi gas. Gas tersebut berupa uap air atau H₂O dalam bentuk gas.
Uap air inilah yang membentuk gelembung di dalam air. Gelembung kemudian bergerak naik menuju permukaan karena adanya perbedaan kondisi di dalam dan di luar gelembung.
Pada tahap awal pemanasan, gelembung kecil yang muncul di dasar panci tidak selalu merupakan uap air. Sebagian dapat berasal dari udara yang sebelumnya terlarut di dalam air.
Namun, ketika suhu semakin mendekati titik didih, gelembung yang terbentuk semakin banyak dan didominasi oleh uap air.
Setelah mencapai permukaan, gelembung uap pecah dan melepaskan uap air ke udara. Proses tersebut menjadi tanda bahwa air telah mengalami pendidihan. Dengan demikian, uap yang terlihat di atas air mendidih berkaitan dengan perubahan wujud air dari cair menjadi gas.
Titik didih air tidak selalu sama di setiap tempat. Pada tekanan udara normal di dataran rendah, air umumnya mendidih sekitar 100 derajat Celsius.
Sementara itu, di daerah pegunungan yang memiliki tekanan udara lebih rendah, air dapat mendidih pada suhu di bawah 100 derajat Celsius. Kondisi tersebut membuat proses memasak makanan dapat berlangsung lebih lama.
Kenapa air mendidih mengeluarkan uap? Uap yang muncul merupakan hasil dari perubahan wujud air akibat panas. Ketika suhu meningkat hingga mencapai titik didih, molekul air bergerak lebih cepat dan sebagian berubah menjadi gas. Proses inilah yang membuat air mengeluarkan uap saat terus dipanaskan.(Yolan)
Baca juga: Bagaimana Aurora Terbentuk? Ini Proses Terjadinya di Langit