Konten dari Pengguna

Kenapa Air Terjun Bisa Terus Mengalir? Simak Penjelasannya di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Air Terjun Bisa Terus Mengalir. Foto: Unsplash/Nuno Antunes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Air Terjun Bisa Terus Mengalir. Foto: Unsplash/Nuno Antunes

Kenapa air terjun bisa terus mengalir menjadi salah satu keajaiban alam yang menarik perhatian sekitar. Air terjun pada dasarnya merupakan bagian dari sistem aliran sungai.

Aliran air yang jatuh dari tebing seolah tidak pernah berhenti, bahkan dapat berlangsung selama bertahun-tahun. Padahal, air yang terlihat di air terjun terus bergerak dan berganti.

Kenapa Air Terjun Bisa Terus Mengalir? Ini Penjelasannya

Ilustrasi Kenapa Air Terjun Bisa Terus Mengalir. Foto: Unsplash/Mike Lewis HeadSmart Media

Kenapa air terjun bisa terus mengalir? Dikutip dari situs www.world-of-waterfalls.com, berikut adalah penjelasannya.

Air yang mengalir menuju air terjun berasal dari sumber yang lebih tinggi, seperti sungai, mata air, danau, lelehan salju, maupun air hujan.

Selama wilayah di bagian hulu masih mendapatkan pasokan air, aliran tersebut dapat terus bergerak menuju daerah yang lebih rendah dan melewati tebing hingga membentuk air terjun. Siklus air juga berperan besar dalam menjaga keberlangsungan aliran tersebut.

Air hujan yang turun ke permukaan Bumi sebagian mengalir menuju sungai, sementara sebagian lainnya meresap ke dalam tanah dan menjadi bagian dari air tanah. Air yang tersimpan di dalam tanah kemudian bisa keluar melalui mata air dan kembali menyuplai sungai.

Pada daerah tertentu, aliran air juga berasal dari pencairan salju atau es di pegunungan. Ketika suhu meningkat, salju dan es mencair lalu mengalir menuju sungai. Air tersebut kemudian bergerak mengikuti kemiringan permukaan tanah hingga mencapai air terjun.

Selain pasokan air, kondisi batuan juga berpengaruh terhadap terbentuknya air terjun. Perbedaan tingkat ketahanan batuan terhadap erosi membuat sebagian permukaan sungai terkikis lebih cepat daripada bagian lainnya.

Dalam waktu yang sangat panjang, proses tersebut dapat membentuk tebing atau undakan yang menjadi tempat jatuhnya air. Meskipun terlihat tidak pernah habis, air di air terjun sebenarnya terus mengalami pergantian.

Air yang jatuh akan mengalir menuju sungai di bawahnya, kemudian bergerak ke wilayah yang lebih rendah dan akhirnya menjadi bagian dari siklus air. Air tersebut dapat menguap, membentuk awan, turun kembali sebagai hujan, lalu mengisi sungai dan sumber air lainnya.

Oleh karena itu, keberadaan air terjun tidak berarti persediaan airnya tidak terbatas. Ketika terjadi kemarau panjang, perubahan musim, atau berkurangnya pasokan air di daerah hulu, debit air terjun dapat menurun bahkan mengering sementara.

Demikianlah penjelasan mengenai kenapa air terjun bisa terus mengalir. Aliran ini dapat berlangsung karena adanya pasokan air yang terus bergerak melalui siklus air dan sistem sungai dari wilayah yang lebih tinggi menuju daerah yang lebih rendah. (Dista)

Baca Juga: Legenda Air Terjun Moramo yang Populer di Sulawesi Tenggara