Kenapa Anak SD Memakai Seragam Merah Putih? Cari Tahu Jawabannya di Sini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa anak SD memakai seragam merah putih? Seragam sekolah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan para siswa di Indonesia. Setiap jenjang pendidikan umumnya memiliki ketentuan seragam yang berbeda, termasuk sekolah dasar yang identik dengan pakaian berwarna merah dan putih.
Bagi sebagian orang, warna tersebut mungkin dianggap hanya sebagai pilihan untuk membedakan siswa SD dengan jenjang pendidikan lainnya. Namun, seragam merah putih ternyata memiliki makna dan alasan di balik penggunaannya.
Di Indonesia, Kenapa Anak SD Memakai Seragam Merah Putih?
Kenapa anak SD memakai seragam merah putih? Dikutip dari laman kab-nduga.kpu.go.id, dan rri.co.id, seragam merah putih telah menjadi ciri khas siswa Sekolah Dasar (SD) di Indonesia selama puluhan tahun. Warna tersebut bukan hanya digunakan untuk membedakan jenjang pendidikan, tetapi juga memiliki makna dan tujuan tertentu.
Penggunaan warna merah putih pada seragam SD berkaitan dengan nilai kebangsaan. Kedua warna tersebut diambil dari warna Bendera Merah Putih yang menjadi simbol Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui seragam ini, siswa diharapkan dapat mengenal dan menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air sejak berada di bangku sekolah dasar.
Selain memiliki makna nasionalisme, warna merah dan putih juga mengandung nilai filosofis. Warna merah dapat dimaknai sebagai keberanian, semangat, energi, serta tekad dalam menuntut ilmu. Sementara itu, warna putih menggambarkan kesucian, kejujuran, dan ketulusan yang diharapkan tumbuh dalam diri peserta didik.
Makna tersebut juga dapat dikaitkan dengan karakter anak usia sekolah dasar yang umumnya berada pada rentang 7 hingga 12 tahun. Pada usia ini, anak memiliki keceriaan, energi, serta aktivitas yang tinggi. Perpaduan warna putih dan merah dapat menggambarkan semangat eksplorasi, antusiasme, dan rasa ingin tahu anak yang besar dalam mengenal lingkungan serta memperoleh pengalaman baru.
Namun, alasan penggunaan seragam sekolah tidak hanya berkaitan dengan warna. Penerapan seragam juga ditujukan untuk menciptakan kesetaraan di lingkungan pendidikan.
Sejarah Seragam Sekolah di Indonesia
Sejarah penggunaan seragam sekolah di Indonesia telah berkembang sejak masa kolonial dan pendudukan Jepang. Meski demikian, aturan mengenai seragam nasional kemudian ditetapkan secara lebih terarah oleh pemerintah.
Salah satu tokoh yang berkaitan dengan penyeragaman pakaian sekolah adalah Idik Sulaeman, yang saat itu menjabat sebagai Direktur Pembinaan Kesiswaan di Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kebijakan mengenai seragam sekolah kemudian mengatur warna pakaian berdasarkan jenjang pendidikan. Siswa SD menggunakan seragam merah putih, siswa SMP mengenakan seragam biru putih, sedangkan siswa SMA atau sederajat memakai seragam abu-abu putih. Perbedaan warna tersebut membuat setiap jenjang pendidikan lebih mudah dikenali sekaligus menjadi bagian dari identitas pendidikan nasional.
Selain sebagai identitas, penyeragaman seragam juga memiliki sejumlah tujuan, seperti membangun rasa persatuan dan kebersamaan antarsiswa. Aturan berpakaian di sekolah diharapkan dapat membantu membentuk sikap disiplin, ketertiban, serta rasa persaudaraan tanpa memandang perbedaan latar belakang.
Kenapa anak SD memakai seragam merah putih tidak hanya berkaitan dengan aturan berpakaian, tetapi juga memiliki makna yang erat dengan identitas nasional, semangat belajar, persatuan, dan pembentukan karakter siswa sejak usia dini. (Idaf)
Baca juga: Rumah Tradisional Suatu Daerah Disebut Apa? Ini Istilah dan Contohnya