Kenapa Ayam Berkokok di Pagi Hari? Ini Faktor Penyebabnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ayam berkokok di pagi hari banyak dipahami sebagai kebiasaan hewan oleh sebagian besar masyarakat. Meskipun begitu, penjelasan utuh seputar kenapa ayam berkokok di pagi hari tetap menarik untuk diketahui.
Dikutip dari jabar.kemenag.go.id, kebiasaan ayam yang satu ini dapat dipahami dari sudut pandang sains dan agama. Sejak zaman dahulu, di pedesaan kokok ayam sering dijadikan “jam alami” yang menandai datangnya pagi sebelum manusia mengenal jam modern.
Kenapa Ayam Berkokok di Pagi Hari Seperti Membangunkan Manusia?
Kenapa ayam berkokok di pagi hari? Secara ilmiah, ayam memiliki ritme sirkadian sebagai sistem jam biologis internal yang mengatur berbagai aktivitas tubuh berdasarkan siklus siang dan malam.
Jam biologis tersebut menyebabkan ayam jantan memiliki pola waktu tertentu untuk mengeluarkan suara berkokok.
Menariknya, penelitian yang dilakukan Shimmura dan Yoshimura dalam Current Biology pada tahun 2013 mengemukakan bahwa ayam jantan tetap dapat berkokok pada waktu yang relatif sama meskipun ada dalam kondisi yang minim cahaya.
Hal ini menunjukkan bahwa ayam sebenarnya tidak menunggu matahari terbit saja untuk mulai berkokok. Hewan ini memiliki mekanisme biologis yang dapat mengantisipasi datangnya fajar.
Menjelang pagi hari, perubahan lingkungan dan munculnya cahaya pertama semakin memperkuat sinyal pada sistem biologis ayam.
Aktivitas otak dan hormon yang mengikuti siklus harian tersebut kemudian mendorong ayam jantan untuk berkokok.
Karena itulah, suara kokok ayam yang didengar sebelum manusia saat waktu subuh atau sekitar matahari terbit adalah salah satu hasil dari keteraturan jam biologis pada tubuh ayam.
Dalam perspektif Islam, suara kokok ayam di pagi hari memiliki makna yang lebih dalam. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah saw. bersabda bahwa saat seseorang mendengar ayam berkokok, hendaknya ia memohon karunia kepada Allah karena ayam tersebut melihat malaikat.
Dari redaksi tersebut, bagi seorang Muslim, kokok ayam menjelang subuh dapat dipandang sebagai fenomena biologis sekaligus menjadi pengingat untuk berdoa dan mengingat Allah.
Makna tersebut bisa dikaitkan dengan firman Allah dalam QS. An-Nur ayat 44 yang menggambarkan pergantian malam dan siang sebagai tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang mau memperhatikannya.
Malam yang gelap kemudian perlahan berganti menjadi terang adalah bagian dari keteraturan alam yang harus direnungkan oleh manusia.
Dari pandangan agama Islam, kokok ayam dapat menjadi salah satu tanda alam yang mengingatkan manusia kepada Allah dan mendorongnya untuk memohon karunia-Nya.
Penyebab kenapa ayam berkokok di pagi hari dari sudut pandang sains karena hewan ini memiliki jam biologis yang mengikuti ritme sirkadian. Ayam peka terhadap perubahan lingkungan menjelang fajar, itulah alasan di balik kokokan suara ayam yang selalu terdengar setiap pagi. (Aya)
Baca juga: Kenapa Burung Berkicau pada Pagi Hari? Ini Penyebabnya