Kenapa Ban Kendaraan Memiliki Alur? Simak Fungsi Alur pada Permukaan Ban
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa ban kendaraan memiliki alur dapat dilihat dari pola pada permukaan ban yang memiliki bentuk dan susunan berbeda-beda.
Ada ban dengan alur yang rapat dan halus, sementara jenis lainnya memiliki pola lebih lebar dan dalam. Perbedaan desain tersebut disesuaikan dengan jenis kendaraan, karakter penggunaan, serta kondisi jalan yang dilalui.
Kenapa Ban Kendaraan Memiliki Alur pada Permukaannya?
Berdasarkan penjelasan artikel rri.co.id, kenapa ban kendaraan memiliki alur berkaitan dengan kemampuan ban menghadapi berbagai kondisi permukaan jalan.
Alur atau tread membantu mengalirkan air dari bawah ban ketika kendaraan melewati jalan basah. Dengan begitu, kontak antara ban dan jalan tetap terjaga sehingga risiko kehilangan kendali dapat dikurangi.
Fungsi utama alur pada ban adalah membantu membuang air ketika kendaraan melaju di permukaan basah. Saat hujan, air dapat membentuk lapisan di antara ban dan jalan. Jika air tidak tersalurkan dengan baik, ban dapat kehilangan sebagian kontak dengan permukaan jalan. Kondisi ini disebut aquaplaning.
Alur pada telapak ban menyediakan jalur untuk mengarahkan air keluar dari area kontak ban dengan jalan. Karena itu, kondisi alur perlu diperhatikan, terutama ketika ban sering digunakan saat hujan.
Alur juga membantu menjaga traksi atau daya cengkeram ban terhadap jalan. Traksi dibutuhkan ketika kendaraan berakselerasi, mengerem, maupun berbelok. Pada sepeda motor, daya cengkeram menjadi semakin penting karena kestabilan kendaraan sangat bergantung pada kontak ban dengan permukaan jalan.
Pola alur dibuat dengan bentuk dan susunan tertentu agar sesuai dengan karakter penggunaan. Ban untuk jalan aspal umumnya memiliki pola yang berbeda dengan ban yang digunakan untuk medan off-road.
Ketika kendaraan menikung atau melakukan manuver, desain telapak ban membantu mempertahankan kontak dengan jalan. Alur yang dirancang sesuai kebutuhan dapat mendukung kestabilan dan kendali kendaraan.
Alur pada ban dapat memiliki berbagai pola. Alur simetris memiliki pola yang relatif sama pada kedua sisi dan banyak digunakan untuk kebutuhan berkendara harian. Alur asimetris memiliki pola berbeda pada sisi tertentu untuk mendukung performa saat menghadapi berbagai kondisi.
Ada pula pola semi-slick yang memiliki lebih sedikit alur dan lebih banyak permukaan karet. Jenis ini lebih mengutamakan cengkeraman pada permukaan kering dan umumnya digunakan untuk kebutuhan performa tertentu.
Kondisi alur juga perlu diperiksa secara berkala karena alur yang semakin aus dapat mengurangi kemampuan ban dalam mengalirkan air.
Kenapa ban kendaraan memiliki alur? Alur dirancang untuk membantu mengalirkan air, mempertahankan daya cengkeram, serta mendukung stabilitas dan kendali kendaraan. (Rahma)
Baca juga: Kenapa Plat Nomor Kendaraan Memiliki Kombinasi Huruf dan Angka? Ini Jawabannya