Konten dari Pengguna

Kenapa Bunga Raflesia Mengeluarkan Bau Seperti Bangkai? Ini Penyebabnya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa bunga raflesia mengeluarkan bau seperti bangkai?. Foto: Unsplash/Colin + Meg
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa bunga raflesia mengeluarkan bau seperti bangkai?. Foto: Unsplash/Colin + Meg

Kenapa bunga raflesia mengeluarkan bau seperti bangkai? Raflesia memiliki bentuk yang tidak biasa dengan ukuran bunga sangat besar, kelopak berwarna merah kecokelatan, dan pola bintik-bintik yang khas.

Saat mekar, bunga ini juga mengeluarkan aroma yang cukup kuat dan tidak sedap. Bau tersebut kerap disamakan dengan aroma bangkai sehingga membuat Raflesia memiliki julukan yang berkaitan dengan bau khasnya.

Keberadaan aroma tersebut membuat bunga ini semakin mudah dikenali, terutama ketika sedang mekar di habitat alaminya. Selain bentuknya yang berbeda dari bunga pada umumnya, aroma yang keluar dari Raflesia turut membuat tumbuhan langka ini menarik perhatian.

Kenapa Bunga Raflesia Mengeluarkan Bau Seperti Bangkai Hingga Disebut Bunga Bangkai?

.Ilustrasi Kenapa bunga raflesia mengeluarkan bau seperti bangkai?. Foto: Unsplash/Colin + Meg

Kenapa bunga raflesia mengeluarkan bau seperti bangkai? Dikutip dari laman www.oneearth.org, aroma tersebut berkaitan dengan proses penyerbukan. Raflesia mengeluarkan bau yang menyerupai daging membusuk untuk menarik lalat.

Serangga tersebut kemudian membantu proses penyerbukan bunga. Aroma yang sangat tidak sedap bagi manusia justru dapat menarik lalat untuk mendatangi bunga Raflesia yang sedang mekar.

Ketika lalat mendatangi bunga, serangga tersebut dapat membawa serbuk sari dari bunga jantan. Lalat yang kemudian berpindah ke bunga lain berpeluang membawa serbuk sari tersebut ke bunga betina. Dengan cara ini, lalat membantu mempertemukan serbuk sari dengan bagian bunga yang diperlukan dalam proses reproduksi Raflesia.

Raflesia memiliki cara hidup yang berbeda dari kebanyakan tumbuhan berbunga. Tumbuhan ini bersifat parasit dan bergantung pada tanaman inang dari genus Tetrastigma. Sebagian besar bagian tubuhnya hidup di dalam jaringan tanaman inang, sedangkan bunga menjadi bagian yang dapat dilihat ketika muncul dan mekar.

Masa mekar Raflesia juga relatif singkat. Setelah melalui proses pertumbuhan yang panjang, bunga tersebut hanya bertahan selama beberapa hari. Kondisi tersebut membuat kesempatan untuk melakukan penyerbukan cukup terbatas. Aroma yang menyerupai bangkai membantu Raflesia menarik lalat ketika bunga sedang mekar.

Kenapa bunga raflesia mengeluarkan bau seperti bangkai hingga disebut bunga bangkai?

Bau menyengat pada bunga Raflesia berkaitan dengan cara tumbuhan tersebut berkembang biak. Aroma menyerupai bangkai digunakan untuk menarik lalat yang kemudian dapat membantu membawa serbuk sari dari satu bunga ke bunga lainnya.

Bagi manusia baunya memang tidak sedap, tetapi bagi Raflesia aroma tersebut memiliki fungsi penting dalam siklus hidupnya.(Yolan)

Baca juga: Mengapa Daun Berwarna Hijau ? Ketahui Fakta Ilmiahnya