Konten dari Pengguna

Kenapa Burung Bisa Mengetahui Arah Migrasi? Ini Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa burung bisa mengetahui arah migrasi?. Foto: Unsplash/Chris Briggs
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa burung bisa mengetahui arah migrasi?. Foto: Unsplash/Chris Briggs

Kenapa burung bisa mengetahui arah migrasi? Kemampuan burung dalam melakukan perjalanan jauh saat migrasi menjadi salah satu fenomena alam yang menarik.

Burung dapat berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain dengan jarak yang sangat jauh, bahkan melintasi laut dan berbagai bentang alam.

Hal yang membuat migrasi semakin menakjubkan adalah kemampuan burung mempertahankan arah perjalanan tanpa menggunakan peta atau kompas seperti manusia. Kemampuan tersebut berkaitan dengan sistem navigasi alami yang dimiliki burung.

Kenapa Burung Bisa Mengetahui Arah Migrasi untuk Perjalanan Jauh?

Ilustrasi Kenapa burung bisa mengetahui arah migrasi?. Foto: Unsplash/Michael Kinkor

Kenapa burung bisa mengetahui arah migrasi? Burung dapat memanfaatkan medan magnet Bumi sebagai petunjuk arah saat melakukan perjalanan migrasi.

Kemampuan untuk mendeteksi informasi dari medan magnet Bumi disebut magnetoresepsi. Sistem tersebut membantu burung mengenali arah ketika melakukan perjalanan migrasi.

Dikutip dari laman rri.co.id, medan magnet Bumi menjadi salah satu informasi yang dapat digunakan burung untuk menentukan arah selama perjalanan panjang.

Kemampuan tersebut membuat burung seolah memiliki kompas alami di dalam tubuhnya. Para ilmuwan masih meneliti secara mendalam bagaimana mekanisme ini bekerja. Salah satu mekanisme yang banyak dipelajari berkaitan dengan protein cryptochrome yang terdapat pada retina mata burung.

Protein tersebut diduga berperan dalam membantu burung mendeteksi informasi mengenai arah medan magnet melalui penglihatan. Ada pula penelitian yang menunjukkan kemungkinan keterlibatan struktur sensorik tertentu dalam mendeteksi medan magnet.

Selain medan magnet Bumi, burung juga dapat menggunakan posisi Matahari dan pola bintang sebagai petunjuk arah. Pada siang hari, posisi Matahari dapat membantu burung menentukan arah perjalanan.

Sementara itu, burung yang melakukan migrasi pada malam hari dapat memanfaatkan pola bintang untuk menjaga arah terbang. Petunjuk dari langit tersebut menjadi bagian dari sistem navigasi yang membantu burung mempertahankan jalur migrasinya.

Burung juga dapat memanfaatkan bentang alam dan pengalaman selama menentukan arah. Sungai, garis pantai, pegunungan, serta tanda-tanda lingkungan tertentu dapat menjadi petunjuk bagi burung yang sudah mengenali jalur tersebut.

Dengan menggabungkan berbagai informasi, burung dapat mempertahankan arah perjalanan meskipun harus menempuh jarak yang sangat jauh.

Menariknya, burung tidak selalu membutuhkan pengalaman migrasi sebelumnya untuk mengetahui arah. Pada beberapa jenis burung, kemampuan menentukan arah migrasi dapat muncul secara bawaan.

Burung muda bahkan dapat melakukan perjalanan pertamanya tanpa harus selalu mengikuti induknya. Seiring waktu, pengalaman dan kemampuan mengenali lingkungan dapat semakin membantu ketepatan navigasi.(Yolan)

Baca juga: Kenapa Burung Berkumpul Sebelum Terbang? Ini Penjelasan yang Jarang Diketahui