Konten dari Pengguna

Kenapa Burung Menggoyangkan Kepala? Temukan Jawabannya di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kenapa burung menggoyangkan kepala. Foto: Phillip N / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kenapa burung menggoyangkan kepala. Foto: Phillip N / Unsplash

Terkadang banyak yang penasaran mengenai kenapa burung menggoyangkan kepala mereka, padahal kondisi tubuh burung tersebut baik-baik saja.

Beberapa jenis burung yang sering menggoyangkan kepala di antaranya yaitu, burung hantu, merpati, bangau, gagak, kakaktua, beo, dan lain sebagainya.

Kenapa Burung Menggoyangkan Kepala? Ini Faktanya

Ilustrasi kenapa burung menggoyangkan kepala.Foto: Sagar Bhujel / Unsplash

Perlu diketahui sebenarnya, alasan kenapa burung menggoyangkan kepala bukan karena kepala atau lehernya sedang sakit.

Mengutip buku Cara Memelihara dan Melatih merpati balap, Suparman, (2007:2), burung merpati sering menggoyang-goyangkan kepalanya karena alasan tertentu.

Termasuk salah satunya adalah untuk menstabilkan penglihatan agar lingkungan sekitar tidak tampak kabur. Di bawah ini penjelasan lengkapnya:

1. Keterbatasan Mata

Tidak seperti mata manusia yang dapat bergerak bebas, mata burung hanya memiliki gerakan yang terbatas.

Jika diamati dengan teliti, meski bentuknya bulat, bola mata hewan yang biasa terbang ini terpaku di tempatnya saja.

Supaya bisa lebih leluasa melihat sekitarnya, mereka akan mengangguk-anggukan kepalanya secara berulang.

2. Menstabilkan Pandangan

Ayam menggoyangkan kepalanya saat berjalan. Begitu juga yang terjadi pada burung puyuh, bangau, dan gagak.

Setidaknya 8 dari 27 famili burung menggoyangkan kepala yang akhirnya menjadi ciri khas mereka.

Hal ini karena jika kepala burung bergerak saat berjalan, maka gambar yang tertangkap di matanya akan lebih stabil.

3. Dua Fase Gerakan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh National Geographic Indonesia, gerakan menggoyangkan kepala sebenarnya terbagi menjadi dua fase.

Fase yang pertama adalah dorong, terjadi ketika burung mendorong kepalanya ke arah depan.

Sementara untuk fase kedua adalah tahan, terjadi ketika kepala ditahan diam sejenak sebelum tubuh menyusul maju.

Hal tersebut bertujuan agar burung bisa melihat keadaan sekitar dengan jelas, sehingga tidak sampai tersandung atau menabrak benda di sekitarnya.

4. Mendapat Rangsangan Visual

Dari hasil penelitian Dr. Mark Friedman yang dilakukan pada tahun 1975, beberapa jenis burung akan menjulurkan kepalanya saat berjalan kemudian disusul tubuhnya.

Berdasarkan hal itu, Dr. Mark menyimpulkan bahwa gerakan kepala burung lebih dikendalikan oleh rangsangan visual.

Itulah alasan-alasan kenapa burung menggoyangkan kepala. Ternyata, gerakan tersebut didasarkan atas rangsangan visual, bukan gerakan otomatis tubuh burung. (NOV)

Baca juga: Mengapa Kupu-Kupu Memiliki Sayap Berwarna-Warni? Ini Alasannya Menurut Sains