Konten dari Pengguna

Kenapa Cermin Kamar Mandi Kotor? Ini Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kenapa cermin kamar mandi kotor?. Goto: Unsplash/Christian Mackie
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kenapa cermin kamar mandi kotor?. Goto: Unsplash/Christian Mackie

Kenapa cermin kamar mandi kotor? Cermin di kamar mandi sering terlihat kusam meskipun baru saja dibersihkan. Permukaannya dapat dipenuhi bercak air, noda samar, cipratan pasta gigi, hingga bekas produk perawatan yang digunakan sehari-hari.

Kondisi tersebut membuat pantulan pada cermin terlihat kurang jernih dan terkadang muncul garis-garis yang sulit dihilangkan. Tidak sedikit orang yang kemudian membersihkannya berulang kali, tetapi hasilnya justru meninggalkan lebih banyak noda atau goresan.

Ternyata, kondisi cermin yang kotor tidak selalu disebabkan oleh jarangnya dibersihkan, melainkan juga karena cara membersihkannya.

Kenapa Cermin Kamar Mandi Kotor Seperti Tidak Dibersihkan?

Ilustrasi kenapa cermin kamar mandi kotor?. Goto: Unsplash/Clay Banks

Kenapa cermin kamar mandi kotor? Salah satu penyebabnya adalah penggunaan cairan pembersih yang terlalu banyak serta kain yang kurang tepat.

Dikutip dari laman immaculatecleans.com, penggunaan cairan secara berlebihan dapat meninggalkan lapisan pada permukaan cermin sehingga membuatnya terlihat belang dan penuh garis setelah kering. Penggunaan tisu atau kain yang mudah meninggalkan serat juga dapat membuat permukaan cermin tampak semakin kotor.

Selain itu, debu yang tidak dibersihkan terlebih dahulu dapat berubah menjadi noda ketika bercampur dengan cairan pembersih. Karena itu, permukaan cermin sebaiknya dilap menggunakan kain mikrofiber kering terlebih dahulu untuk mengangkat debu dan partikel yang menempel.

Setelah itu, cairan pembersih cukup disemprotkan tipis pada kain, bukan langsung dalam jumlah banyak ke permukaan cermin. Cara tersebut membantu mengurangi cairan yang mengalir ke bagian tepi dan membuat proses pembersihan lebih terkendali.

Cermin kamar mandi juga lebih mudah terkena cipratan air, uap, sisa sabun, pasta gigi, dan produk perawatan rambut karena letaknya berada di area yang lembap dan sering digunakan.

Air yang mengering dapat meninggalkan bercak mineral, terutama jika air yang digunakan mengandung banyak mineral. Bercak putih pada cermin kamar mandi dapat berasal dari kerak air dan sisa sabun yang menempel di permukaan.

Dengan demikian, cermin kamar mandi kotor bukan hanya karena jarang dibersihkan, tetapi juga akibat kelembapan, cipratan air, sisa produk, debu, serta teknik pembersihan yang kurang tepat.

Membersihkan debu terlebih dahulu, menggunakan cairan secukupnya, dan memilih kain mikrofiber dapat membantu menjaga cermin tetap jernih tanpa meninggalkan banyak bekas.(Fifah)

Baca juga: Mengapa Cermin Kamar Mandi Berkabut? Ini Penyebabnya