Konten dari Pengguna

Kenapa Daun Teratai Bisa Mengapung di Air? Simak Penjelasannya di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Daun Teratai Bisa Mengapung di Air. Foto: Unsplash/Jay Castor
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Daun Teratai Bisa Mengapung di Air. Foto: Unsplash/Jay Castor

Penyebab kenapa daun teratai bisa mengapung di air dapat dipahami melalui bentuk daun dan struktur jaringan yang dimilikinya.

Tanaman yang tumbuh di permukaan perairan ini memiliki daun lebar yang tampak mengambang dengan tenang. Di balik bentuk tersebut terdapat sejumlah ciri khusus yang membantu teratai bertahan di lingkungan berair.

Kenapa Daun Teratai Bisa Mengapung di Air dan Bertahan

Ilustrasi Kenapa Daun Teratai Bisa Mengapung di Air. Foto: Unsplash/Rainhard Wiesinger

Kenapa daun teratai bisa mengapung di air? Mengutip dari situs rri.co.id, daun teratai memiliki permukaan yang lebar dan relatif datar sehingga mampu berada di atas permukaan air.

Tangkai daunnya juga memiliki struktur yang mendukung posisi daun tetap berada di permukaan. Bentuk seperti ini memungkinkan bagian daun memperoleh paparan cahaya matahari yang cukup untuk menjalankan fotosintesis.

Salah satu faktor penting terdapat pada jaringan daun dan tangkainya yang memiliki ruang udara. Rongga tersebut berisi udara sehingga membantu mengurangi kepadatan jaringan tanaman.

Udara yang tersimpan di dalam jaringan memberikan daya apung dan membantu daun tetap berada di permukaan air.

Permukaan daun teratai juga memiliki lapisan yang membuat air sulit membasahi permukaannya. Ketika terkena air, butiran air cenderung membentuk bulatan dan mudah bergerak di atas daun.

Sifat tersebut sering disebut efek lotus. Permukaan daun yang memiliki lapisan lilin dan struktur mikroskopis membuat air serta kotoran tidak mudah menempel.

Daun yang tetap kering memiliki keuntungan bagi teratai. Permukaan daun dapat menerima cahaya secara lebih optimal dan pertukaran gas untuk fotosintesis tetap berlangsung.

Bentuk daun yang lebar juga membantu tanaman menangkap cahaya dari lingkungan sekitarnya. Selain berfungsi sebagai tempat fotosintesis, daun teratai memiliki peran penting dalam kehidupan tanaman secara keseluruhan.

Posisi daun di atas air memungkinkan bagian tersebut menjalankan fungsi pertukaran gas sekaligus mendukung pertumbuhan tanaman yang akarnya berada di dasar perairan.

Keunikan teratai memperlihatkan bagaimana bentuk dan struktur tumbuhan dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan tempat hidupnya.

Daun yang lebar, jaringan berongga, serta permukaan yang sulit ditembus air bekerja bersama untuk mempertahankan posisi daun di permukaan. Demikianlah penjelasan mengenai kemampuan unik tanaman air tersebut.

Bentuknya mungkin terlihat sederhana saat mengapung di kolam, tetapi struktur di baliknya menyimpan mekanisme alami yang menarik untuk dipelajari, termasuk kenapa daun teratai bisa mengapung di air. (Dista)

Baca Juga: Cara Tumbuhan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan Sekitarnya