Konten dari Pengguna

Kenapa Kaca Jendela Berembun? Ini Penyebabnya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa kaca jendela berembun? . Foto: Unsplash/R Mo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa kaca jendela berembun? . Foto: Unsplash/R Mo

Kenapa kaca jendela berembun? Kondisi ini cukup sering terlihat ketika permukaan kaca dipenuhi titik-titik air, terutama saat udara di sekitar rumah mengalami perubahan suhu.

Embun dapat muncul pada waktu tertentu dan di bagian kaca yang berbeda, sehingga penyebabnya tidak selalu sama. Pada sebagian jendela, embun terlihat dari sisi luar, sedangkan pada kondisi lain justru muncul dari dalam ruangan.

Ada pula embun yang terbentuk di antara dua lapisan kaca. Perbedaan lokasi tersebut dapat menjadi petunjuk untuk mengetahui penyebab kaca jendela berembun dan langkah yang dapat dilakukan untuk menguranginya.

Kenapa Kaca Jendela Berembun Saat Udara Alami Perubahan?

Ilustrasi Kenapa kaca jendela berembun? . Foto: Unsplash/Nathan Fertig

Kenapa kaca jendela berembun? dikutip dari laman pressroom.pella.com, embun pada jendela berkaitan dengan kondensasi yang terjadi ketika udara lembap bertemu dengan permukaan kaca yang memiliki suhu berbeda.

Lokasi munculnya embun menjadi hal penting untuk diperhatikan karena dapat menunjukkan penyebabnya. Embun dapat terbentuk di sisi luar kaca, sisi dalam ruangan, atau di antara lapisan kaca.

1. Embun di Sisi Luar Kaca

Embun yang muncul di bagian luar jendela dapat terjadi ketika suhu di dalam rumah lebih rendah dibandingkan kondisi di luar.

Udara luar yang hangat dan lembap kemudian bersentuhan dengan permukaan kaca yang lebih dingin. Uap air dari udara tersebut berubah menjadi titik-titik air sehingga kaca terlihat berembun.

Kondisi ini umumnya terjadi ketika cuaca di luar rumah panas dan lembap. Embun yang berada di sisi luar juga bukan berarti jendela mengalami kerusakan karena proses tersebut dapat terjadi akibat perbedaan kondisi udara di kedua sisi kaca.

2. Embun di Sisi Dalam Kaca

Berbeda dengan bagian luar, embun yang muncul di sisi dalam jendela berkaitan dengan tingginya kelembapan di dalam rumah.

Udara di dalam ruangan mengandung uap air yang dapat berasal dari berbagai aktivitas rumah tangga. Ketika uap air tersebut menyentuh permukaan kaca yang lebih dingin, terjadi pengembunan.

Kondisi ini dapat dikurangi dengan mengendalikan kelembapan di dalam ruangan. Pella menyebutkan bahwa penggunaan dehumidifier dapat membantu mengurangi kadar kelembapan sehingga pembentukan embun pada kaca dapat diminimalkan.

3. Embun di Antara Lapisan Kaca

Jika embun terlihat berada di antara dua lapisan kaca, penyebabnya berbeda dari embun yang terbentuk pada permukaan.

Kondisi tersebut dapat menunjukkan bahwa segel pada jendela mengalami kerusakan. Segel berfungsi menjaga ruang di antara lapisan kaca tetap tertutup sehingga kelembapan dari luar tidak masuk.

Ketika segel kehilangan kemampuannya untuk menjaga ruang tersebut tetap rapat, kelembapan dapat masuk ke bagian dalam. Akibatnya, embun terbentuk di antara kedua lapisan kaca dan tidak dapat dibersihkan hanya dengan mengelap permukaan jendela.

Jadi, kaca jendela berembun tidak selalu menunjukkan adanya kerusakan. Dengan memperhatikan lokasi embun, penyebabnya dapat lebih mudah dikenali dan penanganannya dapat disesuaikan.(Fifah)

Baca juga: Mengapa Manusia Tidak Bernapas di Luar Angkasa? Ini Jawabannya