Kenapa Kerupuk Melempem Setelah Dibuka? Ini Penjelasannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa kerupuk melempem setelah dibuka? kerupuk yang awalnya renyah bisa berubah tekstur hanya beberapa waktu setelah kemasannya dibuka. Kondisi ini cukup umum, terutama jika kerupuk dibiarkan di tempat terbuka tanpa ditutup kembali dengan rapat.
Perubahan tekstur tersebut membuat kerupuk tidak lagi menghasilkan bunyi renyah ketika digigit dan terasa lebih lunak dibandingkan sebelumnya.
Meski terlihat sederhana, perubahan ini sebenarnya berkaitan dengan kondisi udara di sekitar kerupuk. Lantas, apa yang membuat kerupuk cepat kehilangan kerenyahannya setelah kemasan dibuka?
Kenapa Kerupuk Melempem Setelah Dibuka, Berubah Tekstur?
Kenapa kerupuk melempem setelah dibuka? Mengutip dari laman instagram @vincent.lianny, penyebab utamanya adalah kerupuk menyerap uap air dari udara.
Kerupuk yang baru digoreng memiliki kadar air yang rendah sehingga teksturnya menjadi kering dan renyah. Ketika kemasan dibuka, kerupuk langsung bersentuhan dengan udara yang mengandung uap air.
Kerupuk memiliki struktur yang berpori sehingga uap air dari lingkungan dapat masuk ke dalamnya. Semakin lembap kondisi udara, semakin mudah pula kerupuk menyerap air. Proses tersebut membuat kadar air pada kerupuk meningkat dan mengubah teksturnya yang semula kering menjadi lebih lunak.
Kenapa kerupuk melempem setelah dibuka? Kerenyahan kerupuk sangat berkaitan dengan rendahnya kadar air di dalamnya. Ketika jumlah air bertambah, struktur kerupuk tidak lagi berada dalam kondisi yang sama seperti saat baru digoreng. Akibatnya, kerupuk kehilangan sensasi renyah dan berubah menjadi melempem.
Kondisi penyimpanan juga berpengaruh terhadap seberapa cepat perubahan tersebut terjadi. Kerupuk yang dibiarkan dalam wadah terbuka atau hanya ditutup secara longgar akan lebih mudah terkena udara lembap.
Sebaliknya, penyimpanan dalam wadah kedap udara dapat membantu memperlambat masuknya uap air sehingga kerenyahannya bertahan lebih lama.
Selain kelembapan udara, lamanya kerupuk terpapar lingkungan terbuka turut menentukan perubahan teksturnya. Semakin lama kemasan terbuka, semakin banyak kesempatan bagi uap air untuk masuk ke dalam kerupuk.
Kerupuk yang tidak langsung dihabiskan sebaiknya segera disimpan kembali dalam wadah atau kemasan yang tertutup rapat.-(Yolan)
Baca juga: Mengapa Laut Dalam Belum Banyak Dieksplorasi? Ini Alasannya