Konten dari Pengguna

Kenapa Kulkas Harus Punya Jarak dari Dinding? Ini Panduan Penggunaannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa Kulkas Harus Punya Jarak dari Dinding. Unsplash.com/Alex Tyson
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa Kulkas Harus Punya Jarak dari Dinding. Unsplash.com/Alex Tyson

Benda elektronik yang paling digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah kulkas karena selalu menyala selama 24 jam. Para pengguna alat ini di luar sana sepertinya belum tentu tahu kenapa kulkas harus punya jarak dari dinding.

Karena masih ada sebagian masyarakat yang menempatkan kulkas menempel rapat ke dinding karena alasan demi menghemat ruang di dapur.

Padahal sebenarnya, kebiasaan itu justru malah memengaruhi kinerja kulkas secara signifikan. Bahkan bisa meningkatkan konsumsi listrik hingga memperpendek masa pakai alat ini.

Kenapa Kulkas Harus Punya Jarak dari Dinding, Tidak Menempel?

Kenapa Kulkas Harus Punya Jarak dari Dinding. Unsplash.com/Lotus Design N Print

Kenapa kulkas harus punya jarak dari dinding? Karena ruang yang cukup di belakang dan samping kulkas dapat membantu pelepasan panas berjalan dengan optimal.

Hal ini juga membuat konsumsi listrik yang digunakan lebih efisien. Dampak kedepannya adalah usia pakai perangkat yang dapat digunakan lebih lama.

Mengutip halaman rri.co.id, seorang Dosen Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) bernama Dr. Ir. Hadi Suyono, M.T., memberi penjelasan bahwa kulkas bekerja dengan cara membuang panas dari bagian dalam ke lingkungan sekitarnya.

Proses kerja tersebut dilakukan melalui kondensor yang terdapat di bagian belakang atau samping kulkas. Kemudian agar proses pelepasan panas ini berjalan optimal, perlu ada ruang kosong sebagai jalur sirkulasi udara.

Apabila kulkas diletakkan terlalu rapat ke dinding, maka udara panas yang dikeluarkan kondensor akan terperangkap dan sulit untuk mengalir.

Ini mengakibatkan, suhu di sekitar kondensor jadi meningkat. Sehingga kompresor harus bekerja lebih keras untuk bisa mempertahankan suhu dingin di dalam kulkas.

Kompresor yang bekerja lebih lama pasti dapat mengonsumsi energi listrik yang lebih besar dibandingkan dengan kondisi normal.

Sedangkan jangka panjangnya, kondisi ini menyebabkan tagihan listrik yang meningkat hingga mempercepat ausnya komponen utama kulkas. Menghadapi risiko kerusakan pun menjadi lebih tinggi.

Sirkulasi udara yang buruk juga dapat memengaruhi kemampuan kulkas menjaga kesegaran makanan di dalamnya. Proses pendinginan menjadi kurang efisien dan suhu di dalam lemari pendingin lebih lambat untuk mencapai tingkat yang dikehendaki.

Kondisi ini memengaruhi kualitas penyimpanan bahan makanan di kulkas, terutama produk yang mudah rusak seperti daging, susu, sayur, dan buah-buahan.

Penempatan kulkas juga sebaiknya dijauhkan dari sumber panas lain di dapur seperti kompor, oven, dan area yang terkena sinar matahari langsung.

Suhu lingkungan panas yang terlalu tinggi membuat kompresor bekerja berat. Sehingga konsumsi energi dapat meningkat dan umur perangkat dapat berkurang.

Masyarakat perlu menerapkan kebiasaan hemat energi di rumah, termasuk menggunakan peralatan elektronik seperti kulkas sesuai petunjuk produsen.

Penempatan kulkas yang benar adalah langkah untuk meningkatkan efisiensi penggunaan listrik. Alasan kenapa kulkas harus punya jarak dari dinding harus dipahami dan ikuti panduan penggunaannya agar kulkas dapat memberi manfaat maksimal. (Win)

Baca juga: Kenapa Barang Tertentu Tidak Boleh Masuk Kabin Pesawat? Ini Alasannya