Kenapa Kumis Kucing Tidak Boleh Dipotong? Ini Alasannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa kumis kucing tidak boleh dipotong? Kumis merupakan salah satu bagian yang menjadi ciri khas pada wajah kucing. Bentuknya terlihat seperti bulu panjang yang tumbuh di sekitar hidung dan pipi, sehingga tidak sedikit yang menganggapnya hanya sebagai pelengkap penampilan.
Padahal, keberadaan kumis berkaitan dengan kemampuan kucing dalam mengenali keadaan di sekitarnya. Karena memiliki peran tertentu bagi tubuh kucing, kumis tidak sebaiknya diperlakukan seperti bulu biasa yang dapat dipangkas kapan saja.
Memotongnya dapat membuat fungsi alami kumis tidak bekerja secara optimal.
Kenapa Kumis Kucing Tidak Boleh Dipotong Meski Sudah Panjang?
Kenapa kumis kucing tidak boleh dipotong? Dikutip dari laman rri.co.id, kumis kucing tidak boleh dipotong karena berfungsi sebagai alat sensorik yang membantu kucing mengenali lingkungan di sekitarnya.
Kumis atau vibrissae memiliki akar yang terhubung dengan saraf dan sangat peka terhadap rangsangan. Kepekaan tersebut memungkinkan kucing memperoleh informasi ketika kumis menyentuh atau mendeteksi benda yang berada di dekatnya.
Fungsi tersebut membuat kumis penting ketika kucing bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Kumis dapat membantu kucing memperkirakan jarak dan ukuran ruang yang akan dilewati.
Ketika berada di tempat yang sempit, misalnya, kucing dapat menggunakan informasi dari kumis untuk mengetahui kondisi ruang di sekeliling tubuhnya.
Dengan begitu, kucing lebih mudah menentukan arah geraknya tanpa harus terus-menerus menyentuh benda menggunakan tubuhnya.
Jika kumis dipotong, kemampuan sensorik tersebut dapat terganggu. Kucing mungkin menjadi lebih sulit memperkirakan jarak dan posisi benda di sekitarnya, sehingga gerakannya dapat terlihat kurang percaya diri atau lebih berhati-hati.
Gangguan tersebut bukan karena batang kumisnya terasa sakit ketika dipotong, melainkan karena informasi sensorik yang biasanya diterima melalui kumis menjadi berkurang.
Memotong kumis juga tidak diperlukan untuk menjaga kebersihan atau penampilan kucing. Kumis akan mengalami pergantian secara alami, termasuk ketika beberapa helainya rontok.
Setelah itu, kumis dapat tumbuh kembali. Karena itu, tidak ada alasan untuk sengaja memangkasnya, terutama jika tidak ada kebutuhan medis yang dianjurkan oleh dokter hewan.
Itulah kenapa kumis kucing tidak boleh dipotong. Meskipun terlihat sederhana, kumis memiliki peran penting dalam membantu kucing memahami lingkungan dan bergerak dengan lebih baik.(Arif)
Baca juga: Mengapa Kucing Membawa Pulang Hewan? Simak Jawabannya di Sini