Kenapa Laron Suka Mendekati Lampu? Ini Karakteristik Khususnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa laron suka mendekati lampu? Fenomena ini sering membuat banyak orang heran. Apalagi saat musim hujan dan selepas turunnya hujan lebat. Biasanya cukup banyak laron mengerumuni lampu.
Dikutip dari penjelasan rri.co.id, laron rayap yang ada di fase reproduksi. Pada fase ini, rayap akan keluar dari sarang untuk mencari pasangan kemudian membentuk koloni baru.
Pada fase ini, rayap yang masih bertubuh laron memiliki sayap dan mampu terbang dalam meskipun hanya dalam jarak tertentu.
Kenapa Laron Suka Mendekati Lampu? Ini Jawabannya
Kenapa laron suka mendekati lampu? Jawabannya tentu berkaitan dengan cara rayap di fase terbang ini bernavigasi. Serangga malam di alam bebas memanfaatkan bulan sebagai sumber cahaya alami untuk panduan arah saat terbang.
Pada saat muncul lampu yang memiliki cahaya lebih terang dan dekat, sistem navigasi serangga ini dapat terganggu. Hal ini yang membuat laron terus bergerak mengelilingi sumber cahaya dan tampak berkumpul di area serupa.
Selain itu, cahaya juga sangat membantu laron menemukan area yang terbuka untuk melakukan proses reproduksi dengan pasangannya. Sebab itu, lampu seringkali ditemukan menjadi titik kumpul koloni laron.
Namun tak perlu khawatir, munculnya laron umumnya hanya berlangsung dalam waktu singkat saja. Setelah menemukan pasangan reproduksi, laron melepaskan sayapnya dan mencari tempat untuk membentuk koloni yang baru.
Karakteristik Khusus Laron yang Unik
Laron sebenarnya adalah rayap dalam fase reproduksi. Dalam kondisi tertentu, koloni rayap menghasilkan serangga bersayap ini yang keluar secara massal untuk mencari pasangan dan membentuk koloni baru. Beberapa karakteristik khusus yang dimiliki laron yaitu:
1. Laron Memiliki Sayap
Laron memiliki dua pasang sayap dengan ukuran yang hampir sama. Setelah melakukan reproduksi, sayapnya akan terlepas atau patah. Inilah yang membuat manusia sering menemukan banyak sayap laron berserakan di sekitar lampu.
2. Muncul Secara Massal
Laron umumnya keluar dalam jumlah banyak pada waktu bersamaan. Fenomena ini disebut dengan swarming atau penerbangan reproduktif.
3. Tertarik pada Cahaya
Laron memiliki kecenderungan bergerak menuju sumber cahaya. Karena itu, pada malam hari laron sering ditemukan berkumpul mengelilingi lampu rumah.
Swarming juga sering terjadi ketika kondisi lingkungan mendukung, terutama pada suhu kelembapan tinggi dan setelah hujan. Kondisi ini membantu laron bertahan hidup dan membangun koloni baru.
4. Memiliki Tubuh yang Lunak
Laron bertubuh putih hingga cokelat muda dan tidak memiliki pinggang yang menyempit seperti semut. Hal ini yang menjadi pembeda antara laron dan semut terbang.
5. Memiliki Dua Pasang Sayap yang Mudah Terlepas
Sayap laron mudah terlepas apalagi setelah melakukan penerbangan. Setelah kehilangan sayapnya, laron dapat menjadi calon ratu atau raja di koloni barunya.
Alasan kenapa laron suka mendekati lampu adalah karena ketertarikannya dengan cahaya sebagai navigasi dalam melakukan penerbangan. Mengenali alasan ini membuat manusia mengetahui fenomena unik dan fase reproduksi pada serangga. (Aya)
Baca juga: Mengapa Lampu Bioskop Dimatikan Bertahap? Ini Penjelasannya untuk Penonton