Kenapa Pakaian Bisa Menyusut Setelah Dicuci? Cek Perubahan Serat Kain di Sini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pakaian yang digunakan terus menerus dapat tiba-tiba terasa lebih kecil, apalagi setelah dicuci. Sehingga banyak orang yang bingung lalu bertanya-tanya: Kenapa pakaian bisa menyusut setelah dicuci?
Mengutip penjelasan cottonworks.com, penyusutan pada pakaian merupakan perubahan ukuran kain atau pakaian yang disebabkan oleh gaya, energi, atau perubahan lingkungan. Sehingga membuat struktur kain berubah menjadi kondisi lain.
Kenapa Pakaian Bisa Menyusut Setelah Dicuci Berulang Kali?
Kenapa pakaian bisa menyusut setelah dicuci? Penyusutan pada pakaian terjadi akibat serat kain, benang, dan struktur kain lainnya mengalami perubahan dimensi ketika terkena air, panas, gesekan, dan proses pengeringan.
Dalam dunia tekstil, kondisi ini disebut dengan shrinkage atau penyusutan. Misalnya pada kain berbahan katun, serat dapat menyerap air dan mengalami pembengkakan.
Pada kain yang sebelumnya dibuat melalui proses pemintalan, penenunan, atau perajutan, benang seringkali berada dalam kondisi yang mengalami tegangan.
Begitu kain terkena air dan dikeringkan tanpa tegangan, serat dan benang dapat kembali menuju konfigurasi yang lebih stabil.
Proses ini disebut juga sebagai deswelling, yaitu berkurangnya pembengkakan pada serat, benang, dan konstruksi kain selama kondisi pengeringan.
Perubahan ini sangat mudah tampak pada kain rajut seperti kaus. Struktur kain rajut terdiri atas rangkaian loop atau lingkaran benang.
Pada kondisi basah, serat akan mengalami pembengkakan dan air seolah menjadi pelumas yang memungkinkan benang bergerak.
Dengan adanya gerakan mekanis dari mesin cuci atau pengering, loop yang sebelumnya relatif tertarik dapat berubah menjadi bentuk lebih bulat dan rileks. Karena bentuk loop menjadi lebih pendek, ukuran kain secara keseluruhan menjadi menyusut.
Selain itu, panas juga ikut berperan karena selama proses produksi, kain mengalami berbagai tegangan ketika diproses, dikeringkan, dan diberi finishing.
Pada saat dicuci dan terkena panas, sebagian tegangan tersebut dapat dilepaskan. Panas juga dapat memengaruhi proses relaksasi pada katun. Sementara proses pencucian dan pengeringan dapat menyebabkan perubahan dimensi.
Menariknya, industri tekstil memiliki banyak cara untuk mengurangi penyusutan. Pada katun, produsen biasanya menggunakan teknik finishing tertentu untuk membuat kain lebih stabil.
Sedangkan pada kain wol, tersedia pula perlakuan shrink-resist yang memodifikasi atau menutupi sisik permukaan serat. Sehingga risiko penyusutan akibat felting dapat berkurang.
Kenapa pakaian bisa menyusut setelah dicuci? Pakaian menyusut karena kombinasi perubahan pada serat, benang, dan struktur kain. Jadi tak perlu kaget jika suatu hari pakaian di rumah mengalami penyusutan. (Win)
Baca juga: Mengapa Kain Bisa Menyusut Setelah Dicuci? Kenali Faktor yang Memengaruhinya