Konten dari Pengguna

Kenapa Penumpang Pesawat Diminta Membuka Penutup Jendela? Ini Jawabannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa penumpang pesawat diminta membuka penutup jendela? . Foto: Unsplash/Nitish Suri
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa penumpang pesawat diminta membuka penutup jendela? . Foto: Unsplash/Nitish Suri

Kenapa penumpang pesawat diminta membuka penutup jendela? Permintaan tersebut biasanya terdengar dari awak kabin ketika pesawat bersiap lepas landas maupun menjelang mendarat.

Penumpang yang duduk di dekat jendela mungkin sudah terbiasa membuka penutupnya setiap kali diminta, tetapi belum tentu mengetahui alasan di balik aturan tersebut.

Apalagi, membuka atau menutup penutup jendela terlihat seperti hal kecil yang tidak berkaitan dengan perjalanan pesawat secara keseluruhan. Padahal, aturan tersebut menjadi bagian dari prosedur yang diterapkan selama penerbangan.

Kenapa Penumpang Pesawat Diminta Membuka Penutup Jendela Saat Lepas Landas?

Ilustrasi Kenapa penumpang pesawat diminta membuka penutup jendela? ./Andy Wang

Kenapa penumpang pesawat diminta membuka penutup jendela?dikutip dari laman dishub.acehprov.go.id, penutup jendela perlu dibuka saat pesawat lepas landas dan mendarat untuk membantu meningkatkan keselamatan.

Dengan jendela terbuka, penumpang dan awak kabin dapat melihat kondisi di luar pesawat dengan lebih jelas. Jika terjadi keadaan darurat, seperti munculnya api, asap, atau kondisi lain di sekitar pesawat, situasi tersebut dapat diketahui lebih cepat sehingga tindakan yang diperlukan dapat segera dilakukan.

Membuka penutup jendela juga membantu awak kabin memantau keadaan di luar pesawat. Informasi mengenai kondisi di sekitar pesawat dapat menjadi pertimbangan ketika menentukan pintu keluar yang aman apabila proses evakuasi harus dilakukan. Misalnya, jika terdapat api atau hambatan di salah satu sisi pesawat, jalur tersebut dapat dihindari.

Selain itu, penutup jendela yang terbuka membantu mata menyesuaikan diri dengan kondisi cahaya di luar pesawat. Hal ini penting ketika terjadi keadaan darurat dan penumpang harus segera meninggalkan kabin.

Perbedaan cahaya yang terlalu besar antara bagian dalam dan luar pesawat dapat membuat mata membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.

Aturan tersebut diterapkan ketika pesawat akan lepas landas dan mendarat karena kedua fase penerbangan tersebut membutuhkan perhatian lebih terhadap keselamatan. Dengan penutup jendela terbuka, kondisi di luar dapat terlihat tanpa harus membuka penutup terlebih dahulu jika terjadi keadaan yang tidak terduga.(Arif)

Baca juga: Mengapa Harga Tiket Pesawat Berbeda Padahal Penerbangannya Sama? Simak di Sini